SELATPANJANG (RIAUSKY.COM) - Malang betul nasib balita Asraf Bin Zulkifli yang tinggal di Desa Tanjung Darul Takzim, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.
Balita yang baru berumur 14 bulan tersebut menderita penyakit Hidrosefalus ini harus segera dioperasi dan membutuhkan biaya yang sangat besar untuk penyembuhannya.
Penyakit Hidrosefalus adalah jenis penumpukan cairan pada rongga otak atau yang disebut dengan ventrikel yang mengakibatkan ventrikel-ventrikel di dalamnya membesar dan menekan organ tersebut.
Bahkan cairan ini akan terus bertambah sehingga ventrikel di dalam otak membesar dan menekan struktur dan jaringan otak di sekitarnya.
Orang tua dari bocah ini, Zulkifli, mengatakan kalau penyakit tersebut diketahui pada 3 (tiga) bulan setelah istrinya melahirkan. Pasalnya, pada saat melahirkan tidak ada tanda-tanda penyakit kepala membesar tersebut.
"Dari lahir tidak seperti ini, tetapi setelah beberapa bulan lahir sampai umur satu tahun dua bulan anak saya berubah seperti ini tergeletak. Sampai saat ini belum ada pihak yang ambil peduli terhadap anak saya," ceritanya dengan hati yang sedih, pada Ahad (2/7/2017) lalu.
Zulkifli berharap ada uluran tangan dan rasa peduli dari masyarakat serta pihak Pemerintah khususnya Pemerintah Kabupaten Kepulauan (Pemkab) Meranti maupun pihak Provinsi dan Pusat terkait penyakit anaknya yang saat ini terbaring lemah dan tak berdaya.
"Saya berharap secepatnya anak saya bisa dioperasi atau gimanalah pokoknya bisa seperti anak-anak yang normal lainnya. Setiap hari saya menangis melihat kondisi anak saya yang semakin hari semakin parah," jelasnya. (R03/Sc)
Listrik Indonesia

