Polisi Tangkap Satu Terduga Pembunuh Bos Sawit di Kemuning di Padang Lawas Timur

Polisi Tangkap Satu Terduga Pembunuh Bos Sawit di Kemuning di Padang Lawas Timur
Tubuh David saat ditemukan di semak belukar di areal perkebunan miliknya di kemuning, Indragiri Hilir, Riau.

TEMBILAHAN (RIAUSKY.COM)- Aparat Kepolisian Resort Indragiri Hilir berhasil mengungkap misteri kematian David toke sawit asal Aceh Timur, yang ditemukan tewas di Jalan Sambu 90 RT004/RW002 Dusun Pendowo Desa keritang, Kecamatan kemuning,Indragiri Hilir, Riau.

David disebutkan tewas di tangan karyawannya setelah aparat kepolisian berhasil melacak keberadaan salah seorang  karyawan yang diduga sebagai pelaku pembunuhan pria Tionghoa berusia 35 tahun tersebut.

Polisi membekuk seorang berinisial Ju di daerah Padang Lawas Utara, provinsi Sumatera Utara, Senin (21/8/2017) siang. Sementara ini, diduga, JU terlibat dalam aksi yang menyebabkan hilangnya nyawa David.

Selain JU, aparat kepolisian juga sudah memasukkan seorang berinisial SU dalam daftar pengejaran orang sembari melakukan pencarian terhadap barang bukti satu unit truk yang digunakan korban bersama dua orang karyawannya sesaat sebelum dilaporkan hilang.

Sebelumnya dilaporkan,  Seorang toke sawit bernama David (35), ditemukan dalam kondisi tewas dengan cara mengenaskan di semak-semak di Jalan Sambu 90 RT004/RW002 Dusun Pendowo Desa keritang, Kecamatan kemuning,Indragiri Hilir, Riau.

Mayatnya ditemukan warga sekitar Sabtu (19/8/2017) sore hari sekitar pukul 16.00 WIB dalam kondisi cukup parah, dimana beberapa bagian tubuhnya mengalami luka-luka.

Dari identitas yang dikantongi, akhinya diketahui Mayat tersebut adalah David (35), Tahun warga keturunan Tionghoa dengan alamat JL. Teuku Umar No. 95 Kabupaten Aceh Timur Provinsi Aceh.

Sebelum dilaporkan meninggal dunia, mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh 2 orang warga Desa Keritang Kecamatan Kemuning Kabupaten Inhil yang bernama Poniman (32) dan Hadi (33).

Sebelum ditemukan tewas, menurut keterangan Sugito yang merupakan pekerja kebun milik Korban, pada hari Rabu (16/8) sekira pukul 14.00 WIB Korban bersama dengan 2 orang anak buahnya yang bernama Jepri dan Sutris pergi dari kebun milik korban yang terletak di dusun Pendowo Desa Keritang Kecamatan Kemuning, Inhil dengan menggunakan mobil milik Korban yang bermuatan buah sawit lebih kurang 4 ton.

Karena dari pergi kemaren sampai hari ini (Sabtu.red) David sama kedua anak buahnya tidak diketahui keberadaannya akhirnya Sugito sekitar pukul 15.00 WIB melaporkan kepada Pihak Kepolisian.(R04)

Listrik Indonesia

#Indragiri Hilir

Index

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional