PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Rupat diduga menyimpan potensi bahan baku pembangkit nuklir. Diinformasikan kedatangan Menteri Energi dan Sumber Daya (ESDM) RI, Ignasius Jonan ke Pekanbaru terkait rencana pemerintah RI mendiripan pembangkit di Sumatera Selatan.
Informasi ini, disampaikan oleh Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman pada Selasa (29/8/2017) di kediaman dinas gubernur Riau, usai acara sosialisasi pendoman kerja Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI dengan Polri, di Pauh Janggi Gedung Daerah, Jalan Diponegoro, Pekanbaru.
“Nanti malam (Selasa) kita lihat apa topiknya beliau ke Pekanbaru. Karena informasi yang kita dapat baru sepotong-potong. Yang jelas ada masalah energi di Pulau Rupat,” kata pria yang kerap disapa Andi Rachman tersebut.
Sebagai informasi, di Pantai Beting Aceh, Pulau Rupat, Bengkalis, Riau menyimpan timah yang bisa dikelola menjadi bahan bakar berbasis Thorium (Th).
Berdasarkan hasil penelitian dan kajian yang objektif, di sana terdapat Thorium (bahan pembuatan nuklir). Karena memang di sana alurnya sampai ke Bangka Belitung.
Makanya Pemerintah Pusat mencanangkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Bangka Belitung, karena memang di sana patahannya.
Sayangnya ketika ditemui wartawan di VI{P lancang Kuning setibanya di Pekanbaru, Ignatius Jonan tak hendak mengomentari.
''Besok saja yah, tak bagus kalau belum lihat langsung kondisinya. nanti kita jelaskan,'' kata Jonan sambil tersenyum kepada wartawan.
Saat tiba di Pekanbaru,Jonan didampingi anggota DPR RI dari Fraksi PAN, Jon Erizal.(R07)
Listrik Indonesia

