PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Pemerintah Provinsi Riau memastikan progres kinrja anggarannya terus berjalan maksimal.
Dalam penjelasaannya kepada wartawan, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau Ahmad Hijazi menyebutkan kalau realisasi dari pelaksanaan fisik kegiatan pemerintah provinsi Riau sudah mencapai angka 50 persen.
Adapun untuk realisasi penggunaan anggaran baru mencapai 30 persen dari target.
Hijazi mengatakan, dengan pergerakan realisasi belanja anggaran tersebut, dianggap sudah terus menampakan meningkat hingga menyentuh angka 90 persen yang telah ditargetkan. Hijazi juga menyebut Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah komitmen menggesa serapan sesuai dengan prosedur.
"Sudah 50 persen, untuk keuangannya sudah mencapai 30 persen. Dengan sisa waktu tiga bulan. Nanti menjelang akhir tahun tentu terus bergerak meningkat terus," kata Sekdaprov Riau, Rabu (29/9/17).
Mantan Kadisperindag Kota Batam ini mengklaim tidak ada kendala berarti dalam pelaksanaan APBD Riau. Baik yang murni yang saat ini sudah berjalan termasuk APBD Perubahan yang kini sudah memasuki penyelesaian.
Bahkan menurutnya lagi, jika proses input Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) sudah dilakukan, maka otomatis realisasi akan terus meningkat.
"APBD Perubahan sudah realisasi otomatis akan cepat. Bantuan keuangan provinsi juga umumnya sudah berjalan," ujar Hijazi.
Ahmad Hijazi menjelaskan, kenapa realisasi keuangan lebih rendah dari fisik karena saat ini tengah dilakukan proses input Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D). Kalau sudah dinput maka realisasi akan meningkat.(R02/mc)
Listrik Indonesia

