Tahu Nggak, Ular yang Menggigit Robert Nababan di Batang Gangsal Umurnya Setua Ini...

Tahu Nggak, Ular yang Menggigit Robert Nababan  di Batang Gangsal Umurnya Setua Ini...
Ukar piton raksasa yang menggigit Robert Nababan di Batang Gangsal Inhu.

RIAUSKY.COM- Peristiwa seorang petugas keamanan perkebunan sawit di Inhu digigit ular piton raksasa membuat heboh beberapa waktu belakangan.

Penyebabnya, akibat gigitan ular tersebut, korban mengalami luka serius pada tendon tangannya yang koyak besar bahkan nyaris tak tertolong karena nadinya sampai putus dan banyak mengeluarkan darah. 

Selain itu, kehebohan juga semakin menjadi-jadi karena, ini adalah ukuran ular terbesar yang pernah ditemukan di Provinsi Riau dan fisik yang terlihat sudah sangat tua.

Bahkan diameter lingkar kepalanya saja, sudah sebesar tubuh orang dewasa dengan panjang 7 meter. 

Herpetolog Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Amir Hamidy, seperti dilansir dari tribun pekanbaru mengatakan, piton yang ditemukan termasuk ular dengan tubuh luar biasa besar yang hidup di hutan. 

Ular tersebut diperkirakan berumur lebih dari 15 tahun. “Bisa 20-30 tahun. Yang tercatat ular tumbuh di Kendang itu sampai sembilan meter. Di alam lebih kecil. Dulu, pernah ada ular yang menelan buaya di Kalimantan Timur sebesar 7,5 meter, tapi tidak ada lebih dari itu,” kata Amir saat dihubungi Kompas, Rabu (4/10/2017).

Menurut Amir, meski telah menyerang manusia, ular tak bisa begitu saja disalahkan.

Sebab, habitatnya telah lebih dulu diganggu dengan alihfungsi hutan menjadi lahan sawit. Sawit sendiri mendatangkan cukup banyak tikus yang menjadi santapan ular untuk bertahan hidup.

“Biasanya kalau ular besar seperti itu, dia tidak berburu, tapi dia menunggu seperti di perlintasan babi hutan,” kata Amir.

Selain itu, Amir juga ingin mengingatkan masyarakat agar tidak bertindak sendiri ketika menghadapi satwa liar. Dalam konteks ini, lebih baik menunggu ular tersebut pindah dari jalan yang dilalui warga daripada berusaha menangkapnya seperti yang dilakukan oleh Robet dan teman-teman.

Aksi tanpa perhitungan bisa berujung fatal, seperti yang pernah dialami oleh pawang buaya Supriyanto di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Sang pawang buaya hendak menolong Arjuna (16) yang diduga telah dimangsa buaya. Namun, Supriyanto justru ikut bernasib sama.

“Banyak orang mengaku pawang, pakar, tapi belum paham betul dengan perilaku satwa liar, baik itu ular maupun buaya. Kalau sampai ular ini menggigit, saya ragu dia paham perilaku ular. Ular 5,2 meter itu sudah bisa menelan manusia dewasa,” kata Amir.(R07)

Listrik Indonesia

#Ular serang manusia Piton # cobra

Index

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional