DUMAI (RIAUSKY.COM) - Sebanyak belasan pasang mesum terjaring razia cipta Kondisi (Cipkon), Ahad (29/10) dini hari.
Mereka ditangkap di wisma saat bercinta dan berencana menghabiskan waktu di akhir pekan.
Ditemukan belasan pasangan itu bukan pasang sah, rata-rata masih remaja. Sehelai Bra berwarna pink dan alat kontrasepsi jenis kondom bersama cairan aneh yang ditemui semakin memperkuat mereka melakukan tidakan asusila.
Selain pasangan mesum, petugas juga menjaring pengunjung hiburan malam tidak memiliki KTP.
Giat Cipkon gabung itu terdiri dari Polres Dumai, TNI AD, POMAL, BNNK dan Satpol PP.
Usai pelaksanaan Apel di Halaman Mapolres Dumai di pimpin Kabag Ops Polres Dumai Kompol Sasli Rais SH memberikan Pengarahan, tim di bagi menjadi empat regu menyisir tempat hiburan dan wisma.
Tidak sedikit pula tempat hiburan malam saat dirazia sepi tidak ada pengunjung, begitu pula disejumlah tempat hiburan komplek Popaye sudah tutup, hal ini diduga razia yang digelar telah bocor terlebih dahulu.
Pantauan riausky.com, saat petugas masuk ke karaoke Comforta di Jalan Sudirman, anehnya tidak satu pun mengunjung berada disana, hanya pekerja yang terlihat.
"Sejak sore sepi pak," ujar salah satu pekerja hiburan di Comfort Hotel kepada petugas.
Tim regu pun lanjut menuju Star Karaoke di Jalan Merdeka, di lantai III terlihat sekelompok pengunjung pria sedang berdendang sambil menari bersama para wanita berpakaian seksi yang sudah disiapkan ditempat itu. Satu persatu di periksa KTP, setelah diperiksa tidak ditemukan hal yang menonjol.
Tim pun melanjutkan menyisir di kompleks Popaye namun tempat yang dikenal dengan "lorong maksiat" itu telah sepi. Diduga mereka sudah mengetahui adanya razia. Sekira pukul 02.00 WIB, tim melanjutkan ke Hotel Sri Kembar, Purnama, Wisma Lagoi, Wisma Kurnia, disana petugas menemukan belasan pasang mesum, parahnya lagi ditemukan alat kontrasepsi sudah dipakai.
Ada juga ditemukan pasang wanita yang tidak mengunakan Bra harus bergegas ke kamar mandi saat razia berlangsung.
Macam - macam pengakuan dari pasang yang terjaring itu. Mulai dari alasan berpacaran sampai mengaku sudah tunangan.
Tim juga turun ke Pub di Horizona Jalan Tegalega saat dirazia sepi pengunjung, melihat sepi tim regu yang diikuti riausky.com, meninggalkan tempat itu, beberapa pertanyaan pun muncul ditempat yang biasanya ramai itu, tidak ingin kecolongan dan penasaran, tim kembali lagi setelah beberapa waktu lalu sekira pukul 03.00 WIB, maklum pihak Horizona merasa aman, setelah tim kembali disana barulah terlihat ramai pengunjung, dentuman suara musik yang dipandu Dj wanita bertubuh mungil sontak berhenti setelah petugas kembali memeriksa Horizona.
Sejumlah pengunjung yang sedang "tinggi" diperiksa satu persatu, bagi tidak dapat menunjukkan KTP langsung digelandang ke Mapolres.
Selain itu juga, adanya dugaan penyalahgunaan narkotika terjadi di Wisma Lagoi dan Wisma Kurnia.
"Selain pasangan diluar nikah berada diwisma, kita juga temukan bong dan pirek yang diduga dipergunakan untuk menghisap sabu-sabu, ini akan ditindaklanjuti oleh Sat Narkoba dan BNN, mereka yang ditemukan disana akan dilakukan cek urine," ujarnya.
Diregu terpisah tim gabungan juga berhasil mencegah aksi tawuran," Personil juga berhasil mencegah saat akan terjadi tawuran antar remaja, mereka kabur meninggalkan tiga unit sepeda motor saat melihat petugas, ketiga sepeda motor kita amankan di Mapolres Dumai," kata Sasli lagi.
Adapun tim gabungan berjumlah 172 person Polres, ditambahbunsur dua orang TNI Aangkat Darat (AD) dan dua orang POMAL, empat orang BNNK dan 12 orang Sat Pol PP." Seluruhnya dibagi menjadi empat tim, dengan sasaran yang berbeda dan lokasi berbeda. (R13)
Listrik Indonesia

