Tiga Awak Kapal yang Meledak di Pelabuhan Pelindo Selatpanjang Warga Kuala Kampar

Tiga Awak Kapal yang Meledak di Pelabuhan Pelindo Selatpanjang Warga Kuala Kampar
Kapal motor penmgisian bahan bakar meledak.

SELATPANJANG (RIAUSKY.COM)- Pasca ledakan di atas kapal motor penangkut bahan bakar di Pelabuhan pelindo I Selatpanjang, tiga orang dilaporkan terpaksa mendajalani perawatan di rumah sakit.

Ketiganya masing-masing adalah Jafar (kapten), dua ABK Muhammad Fikri (18) dan Mustafa (35).

Jafar sendiri dilaporkan meski mengalami cedera, namun kondisinya tidak terlalu parah dibandingkan dua awak kapal, Fikri dan Mustafa yang mengerita luka bakar cukup parah.

Ketiganya saat ini masih berada di bawah pengawasan medis di RSUD Kepulauan Meranti. Ketiganya dipasitkan bukanlah warga Selatpanjang, melainkan warga Sungai Upih, Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan.

Sampai saat ini, aparat kepolisian masih belum bisa memastikan penyebab kebakaran karena ketiganya masih berada di rumah sakit. Begitu pun dengan alasan mengapa kapal motor 7 GT itu melakukan pengisian bahan bakar di Selatpanjang. 

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP La Ode Proyek SH melalui Kasat Reskrim AKP Rusyandi Zuhri Siregar SSos juga belum bisa memberikan keterangan lengkap terkait keberadaan kapal yang meledak di Selatpanjang. Sebab, hingga Minggu malam, ketiga ABK masih dirawat di RSUD.
"Masih mau diperiksa. Namun saat ini kapten kapalnya masih dirawat karena kondisinya ikut terbakar," kata Rusyandi.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah kapal motor 7 GT pengangkut bahan bakar premium meledak di sekitar pelabuhan Pelindo I Cabang Selatpanjang, Minggu (19/11/2017) sekitar pukul 12.00 WIB.

Kapal motor tersebut meledak di saat dua orang ABK dan kapten kapal sedang mengisi premium dari kapal tongkang milik Agen Penyalur Minyak Subsidi (APMS) Bumi Meranti Sejahtera (BMS) ke drum-drum yang berada di atas kapal motor.

Ledakan tersebut pun langsung menciderai ABK dan kapten kapal yang sedang bekerja.
Beruntung, ledakan tersebut tidak menimbulkan kerusakan pada kapal lainnya yang sedang bersandar dan bangunan lain di sekitar pelabuhan.

Manager APMS BMS, Ibrahim menjelaskan, selain menciderai kapten dan ABK, ledakan tersebut mengakibatkan dek kapal pecah.

"Tidak terbakar, hanya pecah saja. Sedangkan ABK dan kapten kapal saat ini sudah dilarikan ke RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti," ujar Ibrahim.

Ibrahim menjelaskan, kapten kapal yang diketahui bernama Jafar mengalami luka bakar ringan di bagian kaki.

Sementara dua ABK lainnya mengalami luka bakar yang cukup serius.

"Dua ABK mengalami luka bakar di bagian tangan dan dada. Tangan di bangunan tangan dan dadanya melepuh," ujarnya.
Ibrahim menjelaskan, rencananya kapal motor asal Pelalawan tersebut akan membawa 20 drum berisi premium ke Sungai Upih, Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan untuk kebutuhan BUMDes Cahaya Sungai Upih.
"Rencananya sore ini bahan bakar tersebut langsung dibawa ke Sungai Upih," ujarnya. (R04/grc/tpc)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional