PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan, Sulman, menghadiri kunjungan kerja Komisi VIII DPR RI di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Rabu (8/7/2026). Kegiatan tersebut mengangkat tema “Serap Aspirasi Tenaga Pendidik, Madrasah, dan Pondok Pesantren di Provinsi Riau”.
Kunjungan kerja ini menjadi forum penting bagi jajaran Kementerian Agama di Provinsi Riau untuk menyampaikan berbagai aspirasi, masukan, serta persoalan yang berkaitan dengan madrasah dan pondok pesantren. Fokus utama pembahasan diarahkan pada kondisi tenaga pendidik, tantangan layanan pendidikan keagamaan, serta kebutuhan penguatan madrasah dan pesantren di daerah.
Rombongan Komisi VIII DPR RI dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ansory Siregar. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, kepala madrasah, kepala pondok pesantren, serta Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota se-Provinsi Riau. Dalam kesempatan tersebut, Ansory Siregar menyampaikan bahwa kehadiran Komisi VIII DPR RI di Provinsi Riau bertujuan untuk mendengar secara langsung aspirasi dari daerah, terutama terkait persoalan tenaga pendidik madrasah dan pondok pesantren. Aspirasi yang disampaikan diharapkan dapat menjadi bahan perhatian dalam pembahasan kebijakan serta penguatan program di bidang pendidikan keagamaan.
Forum tersebut juga menjadi ruang dialog antara Komisi VIII DPR RI dan jajaran Kementerian Agama di Riau. Dalam kegiatan itu, turut dipaparkan sejumlah data mengenai tenaga pendidik di lingkungan Kementerian Agama Provinsi Riau. Pemaparan data tersebut menjadi bagian penting untuk melihat secara lebih objektif kondisi madrasah dan pondok pesantren, termasuk tantangan yang masih perlu mendapat perhatian bersama. Sulman menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan terhadap agenda penyerapan aspirasi yang dilakukan Komisi VIII DPR RI. Menurutnya, forum seperti ini memiliki nilai strategis karena membuka ruang komunikasi langsung antara pemerintah pusat, legislatif, dan satuan kerja Kementerian Agama di daerah. Melalui kegiatan ini,
Kemenag Pelalawan berharap aspirasi terkait madrasah dan pondok pesantren dapat tersampaikan dengan baik, sehingga menjadi bahan pertimbangan dalam peningkatan kualitas layanan pendidikan keagamaan. Sinergi antara DPR RI, Kementerian Agama, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu memperkuat perhatian terhadap kebutuhan tenaga pendidik, madrasah, serta pondok pesantren di Provinsi Riau. Kegiatan kunjungan kerja ini sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi kelembagaan dalam membangun layanan pendidikan keagamaan yang lebih baik, merata, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.(R05)
Listrik Indonesia

