SALUT...Saat Wakil Rakyat ke Luar Negeri, Sekda Malah Batalkan Perjalanan Dinas Pejabat Pemprov Riau

SALUT...Saat Wakil Rakyat ke Luar Negeri, Sekda Malah Batalkan Perjalanan Dinas Pejabat Pemprov Riau
Ahmad Hijazi

PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Wakil rakyat di DPRD Riau berangkat ke luar negeri yakni ke Rusia dan Argentina, sementara itu Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau membatalkan empat perjalanan dinas pejabat di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau ke luar negeri.

Ditengah kondisi keuangan Pemerintah Provinsi Riau Defisit saat ini memang harus ada rasa untuk melihat krisis keuangan tersebut, sehingga untuk hal yang sifatnya tidak perlu harus dibatasi.

Namun tidak bagi anggota DPRD Riau yang tetap berangkat melakukan perjalanan dinas ke luar negeri meskipun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sedang kekurangan anggaran.

Tiga Rombongan wakil rakyat Riau dipastikan Kemendagri berangkat ke Rusia dan Argentina.

Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Ahmad Hijazi tidak mau menanggapi keberangkatan wakil rakyat tersebut di tengah kondisi keuangan yang lagi krisis.

Menurut dia itu masuk pada urusan internal masing-masing.

"Hanya saja kita harus punya rasa dan perhatian terhadap keadaan keuangan kita, "ujar Ahmad Hijazi seperti dilansir Tribun, kemarin.

Bahkan ada beberapa bawahannya di OPD yang mengajukan izin untuk menghadiri acara di luar negeri, namun izin itu tidak diberikannya karena kondisi keuangan Riau yang lagi bermasalah.

"Saya tidak paraf, saya tidak tau apakah teman teman di OPD itu benci pada saya hanya saya ingin mengajak untuk melihat kondisi saat ini dengan rasa dan peduli," ujar Ahmad Hijazi.

Tahun ini, ia juga membatalkan empat undangan menghadiri acara di luar negeri.

Itu semua Ia lakukan untuk menghargai dan peduli dengan keadaan anggaran Riau saat ini.

"Saya batalkan empat undangan, ada undangan ke Roterdam Belanda, ada ke Beijing ada ke Korea dan terakhir acara Sosek Malindo," ujar Ahmad Hijazi.

Prinsipnya dengan kondisi saat ini lanjut Sekda selagi itu tidak mendesak dan manfaatnya belum sekarang maka lebih baik tidak berangkat.

"Kecuali kondisinya mudorat jika tidak berangkat Pemprov tidak dapat pembagian maka berangkat apalagi untuk kepentingan masyarakat, "ujarnya.

Diakui Sekda untuk undangan ke luar negeri ini manfaatnya untuk masa panjang bukan sekarang, sehingga lebih baik dibatalkan dulu. (R07)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional