JAKARTA (RIAUSKY.COM)- Kepala Divisi Hukum dan Advokasi DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menilai, rencana masuknya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ke PDIP usai bebas dari penjara akan berdampak politis. Salah satunya berkurangnya suara kalangan Islam kepada pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin.
“Terkait pilpres, tentu munculnya Ahok akan sedikit berpengaruh dengan menjauhkan (suara kalangan) Islam di kubu Jokowi-Ma’ruf. Ini dampak dari vonis pengadilan kepada Ahok yang terbukti menista agama Islam,” kata Ferdinand saat dihubungi, Senin (26/11/2018).
Sementara itu, terkait dampak politik ke PDIP, menurut Ferdinand tidak terlalu signifikan. Sebab, menurutnya, hampir 90 persen suara kalangan Islam itu berada di luar PDIP. Hanya saja, PDIP mendapat tambahan suara dari para Ahokers. Namun, hal ini tentu akan merugikan PSI yang mayoritas isinya adalah Ahokers.
“PDIP kan mendukung Ahok di Pilkada, tentu PDIP akan mendapat berkah suara dari pendukung Ahok. Bagi PDIP ini akan menambah energi, tapi bagi partai lain seperti PSI yang isinya memang Ahokers, ini akan merugikan dan menambah kecil peluang PSI,” ujar Jubir Prabowo-Sandi itu seperti dilansir dari kumparan.
“Untuk kelompok Islam saya pikir juga tidak akan terjadi pergeseran ya, akan begitu-begitu saja kondisinya. Karena memang saat ini golongan Islam politik hampir sebesar 90% lebih berada di luar PDIP. Jadi itu tidak akan berpengaruh negatif kepada PDIP. Pengaruh negatifnya akan berdampak pada partai koalisi Jokowi seperti PSI, Hanura dan NasDem yang menjadi basis Ahokers,” imbuhnya.
Namun, Ferdinand menghormati sikap politik Ahok jika memang ia akan masuk menjadi kader PDIP. Sebab, Ferdinand mengatakan, Ahok dan PDIP memang memiliki kecocokan. Hanya saja, dampak politik di pilpres tidak begitu berpengaruh signifikan. Namun, pergeserah pemilih Islam yang telah memilih PDIP bisa saja terjadi pergeseran.
“Jadi beda dampaknya kepada partai dengan dampak kepada capres. Karena di capres, Ahokers sudah sejak awal ke Jokowi jadi tidak menambah suara. Tapi Islam politik di kubu Jokowi bisa berubah dengan hadirnya Ahok,” tutupnya.
Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Bidang Organisasi Djarot Saiful Hidayat mengaku Ahok sempat bilang kepadanya akan bergabung dengan PDIP jika terjun ke politik lagi setelah bebas.
"Dia (Ahok) bilang, 'Kalau nanti saya masuk politik, saya pasti akan masuk PDI Perjuangan'," kata Djarot, menirukan pernyataan Ahok, di rapat konsolidasi bersama DPC Sleman, Yogyakarta, Senin (26/11/2018).(R04/kumparan)

