Begini Kronologis Dua Rampok Ditembak Mati Saat Bawa Lari Uang Rp50 Juta Dari Pemilik Fortuner

Begini Kronologis Dua Rampok Ditembak Mati Saat Bawa Lari Uang Rp50 Juta Dari Pemilik Fortuner
Dua pelaku perampokan modus pecah kaca yang ditembak mati aparat kepolisian di Jalan Ikhlas Pekanbaru. Foto: goriau.

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Peristiwa tembak menembak antara rampok bersenjata api dan aparat kepolisian sempat membuat heboh warga di Jalan Ikhlas Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki Pekanbaru, Jumat (30/11/2018) siang.

Suasana di sekitar lokasi sempat tegang ketika dua pelaku perampokan uang Rp50 juta dari mobil Toyota Fortuner milik Ali Rahman (51) warga Pasir Putih, Siak Hulu Kampar melepaskan tembakan ke arah aparat kepolisian.

Syukurnya, aparat dalam posisi siaga. Beberapa kali tembakan peringatan tidak digubris, dua dari tiga pelaku akhirnya ditembak. Keduanya tewas setelah tubuh mereka diterjang timah panas. 

Dari keduanya, polisi berhasil mengamankan uang hasil rampokan sebesar Rp50 juta, sebuah laptop, tablet, juga sepeda motor RX King yang ditunggangi keduanya.

Dari penelusuran, akhirnya diketahui, kalau tiga pelaku perampokan dengan modus pecah kaca itu sudah membuntuti Ali Rahman, pemilik mobil Fortuner yang dirampok semenjak berada di Bank Rakyat Indonesia Jalan Tuanku Tambusai.

Para pelaku mengikuti korban hingga ke sebuah masjid di Jalan Ikhlas, Gang Ridho, Labuhbaru Timur. Saat itu, korban selesai melaksanakan salat Jumat.

Melihat situasi aman, pelaku menjarah uang yang disimpan di dalam mobil, dengan memecahkan kaca belakang sebelah kiri, tepat dibelakang sopir.

Ali Rahman sendiri baru sadar kalau dia menjadi korban perampokan setelah selesai salat melihat kaca mobilnya pecah. Korban langsung menghubungi jajaran Polresta Pekanbaru.

Mendapati laporan tersebut, aparat langsung melakukan penelusuran ke beberapa lokasi yang dicurigai, mulai dari sekitaran Masjid Agung Annur hingga ke Masjid di Jalan Ikhlas. 

Saat itu, aparat mencurigai tiga orang yang melakukan pengintaian di depan salah satu bank. Aparat akhirnya mengikuti ketiganya hingga kemudian mereka melintas di Jalan Ikhlas. 

Saat itulah, aparat menabrak sepeda motor yang digunakan dua pelaku, Asron dan Juanda hingga keduanya terjungkal. 

''Petugas membuntuti ketiga orang itu. Kemudian saat tiba di Jalan Ikhlas Labuh Baru, petugas menabrak pelaku dengan mobil. Pelaku pun jatuh dari sepeda motor,'' ungkap Kapolresta Pekanbaru, Kombes. Pol. Susanto.

Saat itu, para pelaku langsung mengeluarkan senjata api dan menembaki petugas. 

Dua diantara tiga pelaku langsung menyerang petugas dengan melepaskan tembakan beberapa kali. Mendapati serangan itu, aparat pun balas memberi tembakan peringatan.

Namun, pelaku tidak menyerah, sehingga akhirnya kedua pelaku yang menggunakan motor RX king berhasil dilumpuhkan dengan peluru bersarang di tubuh mereka. 

Sementara seorang dari rekan mereka berhasil melarikan diri. 

Dua pelaku yang ditembaki aparat akhirnya tewas dan jenazahnya langsung dilarikan ke RS Bhayangkara.

Dari penyelidikan petugas akhirnya diketahui kalau kedua pelaku adalah jaringan perampok aksi pecah kaca yang biasa beraksi di daerah Bengkulu. Seorang diantaranya diketahui bernama Asron (39) warga Bengkulu dan korban tewas lainnya Juanda.

Sedang seorang lainnya yang melarikan diri masih dalam pengejaran aparat kepolisian.(R05)
 

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional