RIAUSKY.COM - Polsek Medan Area mengamankan seorang anggota Brigade Mobil (Brimob) gadungan, Jumat (30/11). Anggota Brimob gadungan itu diketahui berinsial AZK, 16. Ia ditangkap dengan seragam PDL lengkap.
Penangkapan terhadap AZK itu berawal ketika beberapa personel Polsek Medan Area melakukan pengamanan aksi unjuk rasa di kawasan Jalan Thamrin. AZK datang ke lokasi tersebut, polisi pun nyaris terkecoh.
Namun, personel polisi menaruh curiga karena AZK memasang pangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP). Kecurigaan muncul melihat perawakannya yang tak terlihat seperti lulusan Akpol.
"Personel kita langsung menangkap dan membawa yang bersangkutan ke markas untuk dilakukan pemeriksaan," kata pelaksana Harian (PLH) Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Ipda Syamsul Bahri, Jumat (30/11) sore di Mapolsek Medan Area.
Dilihat dari tampangnya, AZK sangat beda jauh dengan lulusan Akpol. Yang lebih parah, AZK memakai kaca mata yang lensanya cukup tebal. Belakangan diketahui, matamya minus 400.
Setelah diinterogasi, warga Jalan Duyung, Kelurahan Pandan Hulu II, Kecamatan Medan Area, Kota Medan itu memang sengaja memakai baju Brimob.
Saat ditangkap, AZK juga sedang membawa proposal bantuan untuk acara di klenteng. Dia tidak pernah menyangka akan tertangkap polisi asli.
Kepada polisi AZK mengaku sama sekali tidak punya niat untuk melakukan penipuan atau tindak pidana lainnya. Namun polisi masih melakukan penyelidikan. Jika dalam 1x24 jam, AZK tidak terbukti maka dia akan bebas.
"Kita hanya akan memberikan hukuman disiplin dan wajib lapor kepadanya jika tidak terbukti melanggar pidana," ungkapnya seperti dilansir Jawapos.com.
Sehari-hari, AZK adalah penjual alat-alat teknik. Dia biasa menjual ke Kawasan Industri Medan (KIM). "Saya pakai ini supaya gak ada yang ganggu saya bang," ujar AZK dengan suara parau dan mata berlinang.
AZK memang sudah beberapa kali diganggu orang saat menjual barang. Bahkan tidak jarang uang hasil penjualan dipalak. Sehingga dia mengantisipasinya dengan memakai seragam polisi.
Selain karena agar tidak diganggu, AZK juga sangat senang dengan polisi. Sehingga dia terobsesi. "Sama Brimob ini aku suka kali bang. Makanya aku punya seragamnya," ujarnya.
Seragam yang lengkap dengan aksesorisnya itu dia dapat dari seorang teman dengan cuma-cuma. Dia juga mengaku tidak tahu jika perbuatannya melanggar aturan.
Kini, AZK masih menjalani pemeriksaan. Dia sementara ditahan di Polsek Medan Area. Terkait dengan penangkapan itu, polisi pun mengimbau kepada masyarakat agar segera melaporkan jika ada orang yang mengaku sebagai polisi dan melakukan tindak pidana. (R06)
Listrik Indonesia

