TEMBILAHAN (RIAUSKY.COM) - Usai diamankan, terungkap alasan pelaku berinisial YD tega menghabisi nyawa Ruqayah dengan sadis.
Kapolres Indragiri Hilir AKBP Chritian Rony P, SIK, M.H, melalui Kasat Reskrim Polres Inhil AKP Indra Lamhot Sihombing, SIK, mengatakan bahwa mengatakan, setelah dicecar dengan berbagai pertanyaan secara marathon oleh Tim Opsnal Polres Inhil, akhirnya pelaku YD mengakui apa yang telah dilakukannya terhadap korban dan mengatakan bahwa Ia melakukan perbuatan tersebut lantaran sakit hati kepada korban yang sering menghina dirinya.
"Saya tidak tahu apa sebabnya korban sering menghina saya dengan kata-kata yang menyakitkan hati saya, akhirnya karena saya sudah tidak tahan lagi, saya nekat saja menghabisi nyawa korban", demikian ungkap Tersangka YD saat diinterogasi oleh Tim Opsnal Polres Inhil.
"Saat ini Tersangka YD sudah kami amankan di Mako Polres Inhil guna proses Penyidikan selanjutnya", demikian yang dikatakan Perwira muda yang murah senyum tersebut.
Dijelaskannya pula, tersangka tidak lain adalah salah satu pelanggan korban, yang keseharian sering berbalanja di warung milik korban.
"Rumah korban dan tersangka tidak berjauhan, tersangka juga sering berbelanja di warung korban. Kini tersangka sudah dibawa ke Mapolres Inhil untuk proses penyidikan lebih lanjut," jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Rugayyah (34) seorang wanita pengusaha ditemukan tewas di rumah tempat dia tinggal, di Jalan Batang Lestari, Kelurahan Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Jumat (21/12/2018) pagi.
Kondisinya sungguh mengenaskan, lehernya nyaris putus dan ditemukan bekas luka menganga pada beberapa bagian tubuh.
Diduga dia menjadi korban perampokan yang dilakukan oleh seseorang yang masuk ke tempat tinggal yang juga menjadi tempat usahanya. Sejumlah uang juga dilaporkan hilang dalam peristiwa tersebut.
Tubuh Rugayyah pertama sekali ditemukan oleh anaknya yang baru pulang dari mengambil rapor sekolah, sekitar pukul 10.00 WIB. Namun, dia dibuat kaget melihat kondisi ibunya yang terlungkup di lantai serta darah sengar mengalir dari bagian leher dan perut. (R17)
Listrik Indonesia

