PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Diduga sakit hati karena masalah cinta, Bobi (31) dan temannya Galih nekat melempari rumah wanita yang dicintainya dengan sejumlah bom molotov.
Aksi pelaku sempat diketahui Ernawati (61) orang tua dari Nike, wanita yang sempat dicintai Bobi, sehingga sempat terjadi perang mulut antara pelaku dan pemilik rumah.
Namun, bukannya berhenti dan melarikan diri, pelaku malah nekat melempari lagi rumah milik korban dengan bom molotov selanjutnya sehingga sempat menimbulkan kobaran api.
Persitiwa tersebut terjadi Selasa (8/1/2019) dinihari lalu, sekitar pukul 01.30 WIB dinihari, saat seisi rumah korban sedang tertidur lelap.
Ernawati sendiri saat kejadian sedang tidur di salah satu kamar bersama cucunya, Dt (14).Saat itulah dia mengaku mendengar suara lemparan kaca ke arah jendela yang menimbulkan suara kegaduhan.
Ernawati langsung ke luar kamar dan menemukan kaca jendela jendela samping sudah pecah.
Tak berselang berapa lama, Ernawati yang masih kaget dan waswas kembali mengengar suara lemparan ke arah kaca rumah yangh disertai kobaran api yang membakar horden jendela.
Dengan cepat dia segera keluar dan membuka pintu. Saat itulah dia melihat sosok Bobi yang diketahuinya adalah pria yang menjadi kekasih dari anaknya, Nike.
Ernawati sempat marah kepada pelaku sembari menghardik, namun bukannya takut dan melarikan diri, mendapat hardikan, pelaku malah nekat melempari lagi satu botol bom molotov ke arah korban sebelum akhirnya melarikan diri.
Tak terima, korban lantas melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian.
Pelaku diketahui bernama SF alias Bobi (31) sementara salah seorang rekannya diketahui bernama Galih (30) warga Jalan Simpang Lima Rawawiri, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya.
Kasubag Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Budhia Dianda membenarkan peristiwa pelemparan molotov di rumah korban Jalan Tenayan Jaya, RT02, RW02, Kelurahan Industri Tenayan, Kecamatan Tenayan Raya.
Pelaku berhasil diketahui setelah sempat dipergoki oleh pemilik rumah.
Aparat kepolisian langsung bergerak melakukan pengejaran setelah mengumpulkan sejumlah keterangan saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara.
Bobi sendiri berhasil ditangkap aparat kepolisian Sektor Bukitraya di rumahnya di Jalan Simpang Lima Rawawiri.
Adapun rekannya dalam melakukaksi tak terpuji itu, Galih diringkus polisi di sebuah rumah petak di Jalan Bangau, Kecamatan Tampan.
Polisi juga mengamankan barang bukti satu helai gorden warna ungu yang terbakar, pecahan botol, kayu broti, botol warna hijau dan coklat serta sebuah Cricket
Polisi masih mendalami motif dari kedua pelaku melakukan perbuatan tersebut.
Dugaan sementara, pelaku Bobi merasa sakit hati kepada keluarga korban karena cintanya ditolak.(R05)
Listrik Indonesia

