RIAUSKY.COM - Zarith Sofia Yasin, penyanyi muda asal Malaysia tengah menjadi buah bibir warga internet lantaran sebuah video yang menunjukkan bahwa dirinya tengah memelihara seekor beruang menjadi viral.
Dalam video tersebut, tampak seekor anak beruang madu menengok ke luar jendela kondominium (apartemen) yang ditempatinya. Sontak video yang viral tersebut justru menjadi boomerang bagi penyanyi cantik tersebut.
Berdasarkan laporan, Zarith langsung ditahan oleh Departemen Satwa Liar dan Taman Nasional Malaysia Barat dengan tuduhan telah memelihara anak beruang madu secara ilegal.
Dilansir India Today pada Kamis (13/6), saat ditangkap pekan lalu, Zarith mengaku bahwa dirinya tidak tahu jika hewan peliharannya tersebut adalah seekor beruang. Zarith justru mengira hewan tersebut adalah seekor anjing.
Zarith menuturkan bagaimana ia melihat "anjing" yang ada di pinggir jalan di sekitar Bukit Ampang, Selangor.
Merasa kasihan, Zarith kemudian menyelamatkan anak beruang yang ia kira anjing tersebut. Penyanyi ini juga mengaku, menemukan hewan peliharan barunya tersebut sekitar dua minggu yang lalu.
"Pada waktu itu malam hari ketika aku menemukan anak beruang. Aku menemukannya berada di pinggir jalan saat aku tengah berakhir pekan. Aku pikir itu adalah anjing," ucap Zarith polos.
Kemudian, Zarith juga menuturkan bagaimana ia memberi nama hewan peliharannya tersebut "Bruno".
Saat diwawancara, Zarith mengaku bahwa dirinya tidak bermaksud melanggar peraturan. Penyanyi berambut pendek itu mengaku bahwa dirinya sama sekali tidak punya niatan untuk tidak menghormati peraturan tentang peliharaan hewan liar.
Lebih lanjut, Zarith mengatakan bahwa dirinya berencana menyerahkan anak beruang madu tersebut ke Kebun Binatang Nasional Malaysia di Selangor setelah merawatnya. Menurut Zarith, anak beruang tersebut tidak pernah dikandang selama tinggal di kondominiumnya di Kuala Lumpur.
"Aku tahu jika beruang tidak boleh dipelihara, itu tidak boleh dijadikan hewan peliharaan. Aku hanya ingin menyelamatkan beruang itu, aku tidak mempunyai niatan untuk mengeksploitasinya. Itu benar jika aku mudik selama hari raya (Idulfitri). Tetapi aku tidak membiarkan dia kelaparan. Aku meninggalkan beberapa makanan (untuknya)," ucap Zarith.
Tidak hanya digrebek lantaran dianggap telah memelihara hewan liar, Departemen Satwa Liar dan Taman Nasional Malaysia Barat juga menuduh Zarith telah menjalankan bisnis penjualan hewan liar yang dilindungi negara.
Menanggapi tuduhan tersebut, Zarith menuturkan bahwa dirinya tidak mungkin melakukannya lantaran ia sudah punya bisnis sendiri.
"Aku punya sebuah bisnis yang aku jalankan selama siang dan malam. Aku menyanyi. Bagaimana aku punya waktu untuk menjual hewan? Ini bukan caraku untuk mencari uang. Hewan seperti itu (beruang) bukanlah untuk diperdagangkan," ucap Zarith. (R01)
Sumber: Akurat.co
Listrik Indonesia

