RIAUSKY.COM - Direktur Charta Politika Yunarto Wijaya melalui akun Twitter @yunartowijaya bercanda dengan mengusulkan agar Joko Widodo dan Prabowo Subianto "dihukum" tidak boleh ikut maju ke pemilu presiden 2024.
"Supaya pendukungnya gak berantem mulu, Jokowi dan Prabowo sama-sama di'hukum' gak boleh ikut pemilu lagi di 2024 gimana? Fair enough?" kata Yunarto Wijaya.
Jokowi tentu saja sudah tidak bisa maju lagi untuk periode ketiga. UUD 1945 dan Undang-Undang Pemilu sudah mengaturnya. Pasal 7 UUD 1945 menyebutkan presiden dan wakil presiden menjabat selama lima tahun, setelah itu mereka dapat dipilih dalam jabatan yang sama hanya untuk satu kali masa jabatan.
Sedangkan Prabowo Subianto kemungkinan sangat kecil maju lagi setelah berkali-kali gagal.
Dilansir dari Akurat.co, tetapi tak semua netizen menanggapi candaan Yunarto Wijaya dengan santai. Ada pula yang merepon dengan serius.
"Sekalian Charta Politika dihukum, ga boleh buka lembaga survey lagi, fair enough banget," kata @evalez_fr.
Sedangkan @humaira979 menanggapi dengan santai saja. Dia mengatakan: Setuju... lagian 2024 besok saya mau alih dukungan ke pak @ganjarpranowo kok."
Netter dengan akun @agung_susanto81 juga sepakat. Tahun 2024 harus ganti presiden.
"Sepaham... Kita akhiri 2024 Pak Jokowi dan Pak Wowo tidak boleh nyalon presiden lagi ... Done #2024gantipresiden plus calon yang pernah kalah Ndak boleh maju lagi," kata dia. (R02)
Listrik Indonesia

