TEMBILAHAN (RIAUSKY.COM)- Ilham Saputra (22) terkapar bersimbah darah di tempat setelah dihunjam berkali-kali tikaman dari pria berinisial AF di Jalan Sabilal Muhtadin, Tembilahan Hulu, Rabu (16/10/2019) malam sekitar pukul 23.00 WIB .
Dia meninggal dunia beberapa jam setelah mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Puri Husada Tembilahan karena pendarahan parah akibat tusukan benda tajam di tubuhnya.
Belum diketahui motif dari peristiwa mengenaskan yang menimpa pemuda malang itu. Polisi masih mempelajari keterangan pelaku yang ditengkap warga masih pada saat bersamaan selepas perkelahian.
Kapolsek Tembilahan Hulu AKP Rhino Handoyo SH mengatakan pihaknya masih mendalami keterangan pelaku. Karena, keterangannya selalu berubah-ubah dan janggal.
''Masih dugaan, pelaku menderita gangguan kejiwaan. Soalnya, dalam penjelasannya setelah dibekuk, pelaku mengaku kalau dia melakukan perbuatan tersebut karena Smelihat korban seperti melihat mahluk halus atau setan,'' ungkap Kapolsek.
Dalam penjelasannya, Kapolsek juga menyebutkan, sebelum ditemukan warga terkapar dan terjadi perkelahian, korban dilaporkan baru pulang dari bengkel tempatnya bekerja.
Di jalan dia berpapasan dengan pelaku dan sempat terjadi perkelahian. Saat itu, pelaku menggenggam senjata tajam jenis badik.
Korban, Ilham dilaporkan menderita luka parah setelah perkelahian tersebut. Dia mengalami luka akibat tusukan benda tajam dua di bagian dada, satu luka tusukan di bagian punggung dan satu luka tusukan di bagian lengan.
Warga yang melihat kejadian itu langsing menmghubungi Bhabinkamtibmas setempat saat mengetahui kondisi korban terluka.
Lantas korban dilarikan ke RS Puri Husada Tembilahan untuk dilakukan penangananan medis. Namun, korban dilaporkan meninggal dunia beberapa jam setelah mendapat perawatan.
Sementara pelaku, selepas kejadian, tidak berusaha melarikan diri. Pelaku dibekuk warga masih di lokasi kejadian.
''Saat ini pelaku masih diamankan di Mapolsek tembilahan Hulu bersama barang bukti yang diamankan berupa sebilah badik dan baju milik korban yang koyak dan dipenuhi lumuran darah. (R04)
Listrik Indonesia

