KAMPAR (RIAUSKY.COM) - Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T. yang diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kampar, Drs. Mahadi, M.H., secara resmi membuka Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kampar Tahun 2026 yang digelar di Aula Stanum Resort, Bangkinang Kota, Ahad (02/08/2026).
Turut hadir pada kegiatan tersebut Kabid Ideologi Wasbang dan Karakter Bangsa Anita Suryati, S.Sos, M.Si para pelatih Paskibraka, pembina, serta orang tua dan wali peserta Paskibraka yang akan mengikuti seluruh rangkaian pendidikan dan pelatihan menjelang pelaksanaan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026.
Dalam sambutan Bupati Kampar yang dibacakan Kepala Kesbangpol Kabupaten Kampar, Drs. Mahadi, M.H., disampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang telah berhasil lolos melalui proses seleksi yang ketat.
“Selamat kepada seluruh peserta Paskibraka yang telah terpilih berdasarkan perjuangan dan hasil yang diperoleh melalui berbagai tahapan seleksi. Keberhasilan ini merupakan sebuah kebanggaan sekaligus amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab,” ujar Mahadi.
Ia menjelaskan bahwa Program Paskibraka bukan sekadar mempersiapkan petugas pengibar bendera, melainkan merupakan program kaderisasi calon pemimpin bangsa yang berkarakter Pancasila. Oleh karena itu, seluruh peserta diharapkan mampu memahami, menghayati, serta mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, menjadi anggota Paskibraka merupakan kehormatan besar karena para peserta merupakan putra-putri terbaik Kabupaten Kampar yang telah melewati berbagai tahapan seleksi dengan persyaratan yang sangat ketat. Dari ratusan peserta yang mengikuti seleksi, hanya 30 orang yang terpilih menjadi Paskibraka tingkat Kabupaten Kampar, sementara 4 orang berhasil lolos mewakili Kabupaten Kampar di tingkat Provinsi Riau.
Mahadi menegaskan bahwa tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka bukan hanya sebuah kegiatan seremonial, tetapi merupakan manifestasi nilai-nilai patriotisme, nasionalisme, kedisiplinan, serta pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Kalian akan mengemban tugas mulia sebagai pengibar Sang Saka Merah Putih pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Amanah ini harus dijalankan dengan penuh rasa tanggung jawab, disiplin, dan dedikasi,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Mahadi juga menekankan pentingnya kedisiplinan selama mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan. Seluruh peserta diwajibkan mematuhi setiap tata tertib yang telah ditetapkan serta mengikuti seluruh arahan dari pelatih dan pembina dengan sungguh-sungguh.
Kepada para orang tua dan wali peserta, Mahadi menyampaikan apresiasi atas dukungan yang telah diberikan selama proses seleksi hingga memasuki masa pelatihan. Ia berharap doa, restu, dan motivasi dari keluarga terus mengiringi perjuangan para peserta sehingga mampu menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan dan pelatihan dengan baik.
Mengakhiri sambutannya, Mahadi mengajak seluruh pelatih dan pembina untuk terus menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila, semangat Bhinneka Tunggal Ika, jiwa gotong royong, serta kepemimpinan kepada seluruh peserta selama mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kampar berharap dapat membentuk karakter generasi muda yang memiliki semangat nasionalisme yang tinggi, berintegritas, berjiwa kepemimpinan, serta siap menjadi generasi penerus bangsa yang mampu menjaga persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Listrik Indonesia

