PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah milik pengusaha berinisial DH di Jalan Tanjung Datuk, Pekanbaru, Kamis (28/11/2019).
Penggeledahan dilaporkan berlangsung semenjak pagi hari.
Informasi yang beredar, Penggeledahan dilakukan terkait dengan kasus dugaan korupsi dalam pelaksanaan proyek ruas jalan Batu panjang-Pangkalan Nyirih, Pulau Rupat yang ikut menyeret sejumlah nama besar di Pemkab Bengkalis.
Penyidik KPK dilaporkan menggeledah rumah milik DH didampingi sejumlah petugas kepolisian berseragam dan bersenjata lengkap.
Penyidik juga hanya terlihat keluar dari rumah kediaman pengusaha tersebut beberapa kali sejenak untuk melaksanakan ibadah salat Magrib dan Isya.
Juru Bicara KPK Febri Diansyah membenarkan penyidikan yang dilakukan oleh petugas KPK. ''Terkait dugaan korupsi Jalan di Bengkalis,'' ungkap Febri singkat dilansir dari media.
Hingga malam tadi selepas Isya, terpantau petugas KPK mengenakan topi masih berada di sekitar kediaman pengusaha ternama di Kota Pekanbaru yang terletak di dalam kompleks salah satu lembaga pendidikan di Jalan Tanjung Datuk itu.
Belum diketahui apa yang sedang dicari petugas dan keterkaitan sang pengusaha dengan proyek yang menyeret nama Mantan Kadis PUPR Bengkalis yang terakhir menjabat Sekda Dumai, M Nasir dan Bupati Bengkalis Amril Mukminin serta bos PT Mawatindo Construction Road Hobby Siregar itu.
Yang pasti, hingga malam tadi, sejumlah petugas kepolisian masih mengawal pelaksanaan tugas penyidik KPK.
Di sekitar rumah juga terlihat sepi. Hanya ada beberapa orang saja terlihat di rumah tersebut. namun, mereka tidak bersedia memberikan keterangan apapun terkait dengan penggeledahan yang dilakukan di dalam rumah.
''Nggak tahu,'' kata seorang wanita saat ditanyai wartawan.
Namun sejumlah warga yang ditanyai membenarkan kalau rumah yang mirip kantor itu adalah rumah dari pengusaha yang biasa disapa DH.(R05)
Listrik Indonesia

