BENGKALIS (RIAUSKY.COM)- Kepolisian Resor (Polres) Bengkalis berhasil mengungkap peristiwa mobil terbakar bersama seorang di dalamnya yang juga hangus ikut terbakar di Desa Tasik Serai Timur, Talang Muandau Bengkalis beberapa hari lalu.
Ternyata korban yang ditemukan tewas terbakar di dalam mobil tersebut bukanlah pemilik mobil sebagaimana yang diduga sebelumnya.
Korban yang ditemukan di dalam mobil pick up tersebut ternyata adalah Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) tanpa identitas yang biasa mangkal di Jalan Hangtuah Kota Duri.
Misteri tersebut terungkap dari ponsel milik Hendra, yang semula sempat diduga tewas dalam kebakaran tersebut.
Ponsel tersebut, diketahui polisi masih aktif setelah peristiwa kebakaran, namun menggunakan nomor lain.
Polisi pun akhirnya melakukan peelusuran dan menemukan kalau Hendra, pemilik dari mobil pick up tersebut masih hidup. Lantas siapa korban yang ditemukan tewas terbakar di dalam mobil tersebut?
Kepolisian Resor (Polres) Bengkalis menjelaskan, awalnya dugaan orang terbakar tersebut pemilik kendaraan bernama Hendra yang sempat tidak pulang setelah pergi membeli pupuk di Duri.
Namun setelah dilakukan penyelidikan, ternyata Hendra masih hidup dan dia langsung diamankan Satreskrim Polres Bengkalis bersama Polsek Pinggir di Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar.
Ini terungkap berawal dari kecurigaan petugas setelah istri Hendra bernama Susiani menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jasad yang ditemukan dalam mobil yang terbakar.
"Kita saat itu terus melakukan penyelidikan, membawa tim forensik Polda Riau untuk memastikan mobil tersebut terbakar atau sengaja dibakar," terang Kasat Reskrim Polres Bengkalis AKP Muhammad Reza saat pers rilis bersama Kapolres Bengkalis AKBP Indra Wijatmiko dan Kanit Reskrim Polsek Pinggir Iptu Gogor Ristanto sebagaimana dilansir dari tribunpekanbaru.
Hasil pemeriksaan tim forensik, mobil tersebut sengaja dibakar.
Selanjutnya tim Reskrim Polres Bengkalis bersama unit Reskrim Polsek Pinggir langsung melakukan penyelidikan gabungan.
"Saat upaya penyelidikan inilah kita menemukan fakta bahwa telepon genggam Hendra yang semula diduga menjadi korban dan tewas terbakar bersama mobilnya ternyata masih aktif dengan nomor lain," jelasnya.
"Kemudian dilakukan pelacakan nomor tersebut aktif berada di Siak Hulu Kabupaten Kampar," Jelasnya.
Tim langsung bergerak ke lokasi keberadaan telepon genggam tersebut.
Saat diamankan ternyata ditemukan Hendra masih hidup membawa telepon genggamnya sendiri.
"Saat dilakukan interogasi terhadap Hendra ternyata orang terbakar bersama mobilnya tersebut merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ),"terang Kasat.
"ODGJ ini ternyata biasa berada di sekitaran Jalan Hangtuah Kota Duri," imbuh Kasat.
Kanit Reskrim Polsek Pinggir Gogot Ristanto menjelaskan, hasil pemeriksaan, Hendra mengakui perbuatannya telah melakukan pembunuhan terhadap ODGJ tersebut.
Nyawa ODGJ tanpa identitas itu dihilangkan paksa oleh Hendra pada Kamis (27/10/2022) lalu.(R05)
Listrik Indonesia

