PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru menarik uang Rp50 juta ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) setiap bulan. Dengan asumsi, warga miskin yang meninggal sekitar 50 orang dalam satu bulan.
Kepala Dinsos Pekanbaru Idrus, Rabu (18/10), mengatakan, anggaran santunan kematian bagi warga miskin disiapkan Rp1 miliar pada awalnya. Waktu itu, warga Pekanbaru diperkirakan meninggal dunia sekitar 1.500 hingga 1.700 orang dalam satu tahun.
Dengan asumsi, warga miskin yang meninggal dunia setengah dari jumlah tersebut. Namun, kematian itu tak bisa diprediksi.
"Target kami, santunan kematian ini hanya orang miskin. Makanya, anggaran dibulatkan menjadi Rp1 miliar," ujar Idrus.
Awalnya, anggaran Rp1 miliar ini dititipkan ke Dinsos. Tapi karena kematian ini tak terduga, maka anggaran santunan ini menggunakan Belanja Tidak Terduga (BTT). Akhirnya, anggaran itu dikelola oleh BPKAD.
"Karena dikelola BPKAD, kami mengajukan anggaran dahulu. Misalnya, warga miskin meninggal dunia dalam satu bulan 50 orang. Maka, kami minta Rp50 juta ke BPKAD di awal," ucap Idrus.
Sehingga ketika ada yang meninggal, santunan kematian bisa langsung diserahkan ke ahli waris. Sebelum santunan kematian itu dicairkan, tim Dinsos melakukan verifikasi dahulu sesuai kriteria miskin. Jika sesuai, maka disalurkan.
"Sekitar 492 orang miskin yang meninggal dunia yang diberi santunan hingga 13 Oktober," ungkap Idrus.(R05)
- Otonomi
- Kota Pekanbaru
Santunan Kematian, Dinsos Pekanbaru Tarik Rp50 Juta ke BPKAD Tiap Bulan
Redaksi
Rabu, 18 Oktober 2023 - 15:46:06 WIB
Kepala Dinas Sosial Kota Pekanbaru Dr. H. Idrus, M.Ag
Pilihan Redaksi
IndexUniversitas Abdurrab Launching 'Halala', Body Lotion yang Halal dan Sehat
Tak Terima Nama Dicatut, LLMB Beri PHR Waktu 1 Bulan untuk Beri Penjelasan
Rumah Dinas Bupati Indragiri Hilir Kebanjiran, Ini Penampakannya
Blok Minyak West Kampar di Riau Kini Punya Pengelola Baru
Pengumuman! Pendaftaran Calon Anggota Panwaslu Kelurahan/Desa di Riau Diperpanjang
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Otonomi
Dispersip Riau Sulap Perpustakaan Jadi Ruang Kreatif Lewat Festival Literasi 2026
Selasa, 14 Juli 2026 - 20:16:18 Wib Otonomi
Bupati Asmar Sidak RSUD Kepulauan Meranti, Apresiasi Perbaikan Pelayanan dan Minta ASN Utamakan Kepentingan Pasien
Selasa, 14 Juli 2026 - 19:01:45 Wib Otonomi
98 Ribu Kendaraan Bermotor di Dumai Nunggak Pajak, Plt Gubri dan Walikota Kolaborasi Jemput Bola
Selasa, 14 Juli 2026 - 17:10:58 Wib Otonomi
Mengejar Tunggakan PKB di Kota Dumai Senilai 28 Miliar Rupiah, Plt. Gubri SF Hariyanto Serahkan Data Tunggakan ke Wako Paisal
Selasa, 14 Juli 2026 - 16:28:59 Wib Otonomi

