Yuk Datang! Ada Bazar Juadah di Taman Siak Lawo,

Yuk Datang! Ada Bazar Juadah di Taman Siak Lawo,

SIAK (RIAUSKY.COM)- Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Arfan Usman membuka secara resmi Bazar Juadah/kuliner khas melayu yang merupakan rangkaian Festival Pekan Budaya 2023 di hutan kota kawasan Taman Siak Lawo di bawah Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah, Jumat (20/10/2023).

Acara yang ditaja oleh Pemerintah Kabupaten Siak melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ini akan berlangsung dari 20 - 21 Oktober 2023.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Siak Mahadar menyampaikan bahwa persiapan untuk kegiatan ini sangatlah singkat.

"Dengan waktu persiapan yang sangat singkat, kegiatan ini murni 100 persen dilaksanakan oleh putra putri Kabupaten Siak. Ini membuktikan bahwa putra putri Kabupaten Siak mampu untuk melaksanakannya" katanya.

Mahadar menjelaskan pada saat ini stand bazar yang berbentuk pondok pondok dengan atap rumbia ini berisi kuliner kuliner khas melayu seperti Sempolet, Laksamana Mengamuk, Roti Jalo, dan lain lain. Beliau berharap agar kedepannya Bazar Kuliner ini bisa menjadi Bazar Kuliner Nusantara.

"Kami berharap kedepannya nanti bazar ini menjadi Bazar Kuliner Nusantara yang tentunya diisi dengan kuliner khas dari berbagai etnis yang ada di Kabupaten Siak dengan segala keberagamannya, agar kegiatan ini bertambah besar dan makin semarak yang tentunya makin memperkuat persatuan dan kesatuan kita dalam bingkai Nusantara", kata dia.

Sementara itu, Sekda Kab. Siak Arfan Usman memberikan apresiasi pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan beserta seluruh panitia penyelenggara karena kegiatan yang baru pertama kali diselenggarakan ini dapat menyuguhkan sebuah konsep pelaksanaan yang berbeda dan mempunyai tujuan yang mulia.

"Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang setinggi tingginya pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan beserta "Tim Tangguh" nya karena telah dapat memberikan tampilan yang berbeda dan sangat luar biasa, mengingat ini adalah kegiatan yang baru pertama kali diadakan", ucap Arfan.

Arfan juga mengatakan bahwa makanan makanan melayu tradisional sudah jarang kita jumpai sekarang ini.(R08)

 

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional