TELUKKUANTAN (RIAUSKY.COM)- Seorang pria lanjut Usia bernama Amri (56), warga Desa Kampung Baru, Kecamatan Cerenti,Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau meninggal dunia setelah ditikam berkali-kali diduga oleh tetangganya Sendiri pria berinisial MA (40).
Peristiwa tragis ini terjadi pada Senin, 21 Oktober 2024, sekitar pukul 16.00 WIB.
Hal ini dibenarkan Kapolres Kuansing AKBP. Pangucap Priyo soegito, melalui Kapolsek Cerenti AKP. Dadan SH saat dikonfirmasi riausky.com via WAnya, Senin, (22/10/2024) malam tadi.
Menurut Saksi dan juga Anak Korban yang berada di tempat Kejadian Pekara, Sempat mendengar keributan segera keluar rumah dan mendapati korban, yang merupakan ayahnya, sudah dalam kondis bersimbah darah dan terluka parah tergeletak di tanah.
Saksi, Ari (25), yang merupakan anak korban, segera berteriak histeris meminta pertolongan dan membawa Korban ke puskesmas terdekat. Namun, sesampainya di puskesmas, nyawa korban tidak bisa tertolong, Korban Dinyatakan meninggal dunia oleh pihak Puskesmas tersebut.
Saat kejadian, anak korban sedang berada di dalam kamar. Kemudian mendengar suara ribut di luar rumah dengan kata-kata, sini kau, ku bunuh kau nanti. Selanjutnya saksi keluar rumah dan melihat orang tuanya ditikam menggunakan pisau beberapa kali.
“Melihat kondisi orang tuanya tergeletak di tanah, anak korban langsung membawa ke puskesmas dan meminta tolong kepada saksi Aman,” kata Kapolres menjelaskan.
Kapolres Kuansing, AKBP Pangucap Priyo Soegito, mengonfirmasi insiden tersebut. Menurutnya, peristiwa penganiayaan terjadi di Dusun II, RT 07, RW 04, Desa Kampung Baru, Kecamatan Cerenti. Korban, Amri, yang bekerja sebagai petani, mengalami luka parah akibat serangan menggunakan pisau.
Saat ini pelaku, MA melarikan diri. Saat ini sedang dilakukan upaya pencarian dan pengejaran oleh pihak Polsek Cerenti yang di-bantu Sat Reskrim Polres Kuansing
Pelaku, MA, yang diduga sebagai tetangga korban, saat ini melarikan diri dan sedang dalam pencarian oleh pihak kepolisian. Polsek Cerenti, yang dibantu oleh Satuan Reskrim Polres Kuansing, terus melakukan upaya pengejaran.
Kemudian saat dikonfirmasi ke Kasat reskrim Polres Kuansing, atas kejadian tersebut, ia menyebutkan saat ini sedang di puskesmas, mau kita bawa ke RS bhayangkara untuk dilakukan otopsi, Tutup Kasat reskrim Shilton.(R12)
Listrik Indonesia

