PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Musim liburan akhir tahun, kota Pekanbaru yang biasanya relatif sepi dan lengang. Namun tahun ini, kepadatan, khususnya di ruas-ruas jalan utama mengalami peningkatan luar biasa.
Dari pantauan riausky.com, sepanjang hari kemarin, memang terjadi lonjakan kepadatan arus kendaraan di sejumlah wilayah, khususnya di pusat kota dan pusat perbelanjaan.
Seperti di perempatan jalan Tuanku Tambusai- Soekarno-Hatta yang menjadi akses utama menuju Mal Living Waorld dan Mal SKA.
Kondisi kemacetan lalu lintas terpantau sangat parah. Kondisi ini berlangsung semenjak menjelang siang hingga malam.
Banyak kendaraan baik roda dua dan roda empat berdesakan untuk bisa mendapatkan area parkir ke pusat-pusat perbelanjaan tersebut.
Itu ditandai dengan jejeran kendaraan roda dua yang memenuhi daerah milik jalan (DMJ) yang meluber hingga mengambil badan jalan.
Bahkan, seperti halnya di sekitaran Mal SKA, meski pengelola sudah menutup pintu parkir karena sudah penuh, namun kendaraan khususnya roda empat tetap memaksakan untuk bisa masuk ke area parkiran mal.
Akibat tindakan tidak bijaksana itu, akhirnya terjadi antrean panjang kendaraan roda empat baik di Jalan Soekarno Hatta maupun Tuanku Tambusai.
Sementara personel kepolisian terpantau terus melakukan pemilahan arus untuk mencegah kemacetan, kondisi kepadatan lalu lintas yang luar biasa memang membuat personel polisi harus ekstra kerja memperingatkan pengguna kendaraan untuk tidak menghambat lalu lintas khususnya di bagian tepi jalan.
Khusus di sekitaran Mal SKA, parkir kendaraan bahkan melubaer hingga ke area parkir depan kampus UMRI.
Lonjakan kendaraan menuju pusat perbelanjaan modern ini juga terjadi di sekitaran Ramayana Panam dan MTC Panam.
Begitu juga dengan di Jalan Riau, khususnya di sekitaran Mal Ciputra, kemacetan juga terjadi.
Walau tidak terlalu parah, namun pengunjung mengaku kesulitan untuk bisa masuk dan parkir di area mal karena penuh.
Hanya saja, pada beberapa kawasan perkantoran yang biasanya terpantau padat, pada Kamis (1/1/2026) terpantau lengang. Misalnya saja di sekitaran Soekarno-Hatta arah Jalan Durian.
Sofyan Halim, salah seorang warga yang ditemui di Mal SKA mengaku memang menghabiskan waktu di Pekanbaru saja, karena situasi kebencanaan yang terjadi di beberapa daerah.
''Harusnya memang bisa ke Sumbar atau ke Sumut. Tapi karena kondisi kebencanaan, kita khawatir bermasalah, makanya tahun ini kita putuskan di Pekanbaru saja,. Dan Mal menjadi pilihan bersama keluarga,'' ungkap dia.
Rata-rata pusat perbelanjaan yang ada di Kota Pekanbaru sepanjang hari kemarin terpantau juga mengalami lonjakan angka kunjungan.(R06)
Listrik Indonesia

