PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Pemerintah Kecamatan Rumbai Barat melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) Tahun anggaran 2027 tingkat kecamatan, Rabu (4/2/2026).
Musrenbang ini merupakan sarana penyusunan rencana pembangunan yang akan diusulkan sebagai aspirasi yang akan diajukan pada Pemerintah Kota Pekanbaru untuk tahun 2027 yang akan datang.
Hadir membuka Musrenbang Kecamatan Rumbai Barat ini, Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Pekanbaru Hadiyanto, Anggota DPRD Pekanbaru Dapil Rumbai Aidil Amri juga Camat Rumbai Barat Fachruddin Panggabean.
Pada kegiatan Musrenbang ini, Hadiyanto menyampaikan beberapa gambaran terkait rencana kegiatan.
''Untuk OPD kecamatan, termasuk operasional kelurahan, pada tahun 2025, besar alokasi anggaran APBD sebesar Rp10,5 miliar. Kemudian pada tahun 2026 sbesar Rp11 miliar,''ungkap Hadiyanto.
Sementara itu, untuk alokasi kegiatan perangkat daerah yang dilaksanakan di Kecamatan Rumbai Barat di luar program Rp100 juta per RW pada tahun 2025 adalah sebesar Rp3,66 miliar.
Dia menyebutkan, misalnya untuk Dinas Pendidikan, ada 9 kegiatan dengan nilai sebesar Rp3,7 miliar.
Adapun untuk tahun 2026, dikarenakan APBD Pekanbaru masih dalam proses evaluasi oleh Pemerintah Provinsi, maka memang belum ada data terinci terkait besaran dan jenis kegiatan yang akan dilaksanakan.
Namun begitu, seperti di Dinas Pendidikan, memang merupakan dinas yang paling banyak mengelola dana transfer pemerintah pusat dalam bentuk Dana Alokasi Khusus (DAK).
''Dan itu yang sedang jadi diskusi di banyak daerah, tentang pengurangan dana trnasfer dari pemerintah pusat. Ke Kota Pekanbaru kalau ditotal ini kurang lebih Rp450 miliar. Jadi sedikit banyak dengan pengurangan itu, akan ada yang terdampak utamanya kegiatan yang dikelola oleh dinas-dinas yang ada,''ungkap Hadiyanto.
Selain Dinas Pendidikan, Hadiyanto juga menjelaskan alokasi anggaran di dinas PUPR yang mungkin akan mengalami pergeseran ke Dinas Perkim pada tahun 2026.
Berkaitan dengan alokasi anggaran Rp100 juta per RW, Hadiyanto juga menjelaskan saat ini di Rumbai Barat ada 33 RW yang telah mengajukan usulan untuk bentuk kegiatan pada tahun 2026, dan hanya satu RW yang belum mengajukan.
Dia juga mengajak pada tahun 2027, sesuai dengan program strategis utama Pemko Pekanbaru yang diusung Wali Kota, pemerintah fokus pada penyediaan infrastruktur. Untuk itu, dia juga mengajak peserta Musrenbang 2027 dapat menyesuaikan usulan pada program prioritas memang benar-benar dibutuhkan masyarakat.
Sementara itu, dari pantauan, beberapa lurah menyampaikan usulan untuk pembangunan Jalan. Seperti Lurah Rumbai Bukit yang mengajukan usulan pengaspalan Jalan Sri Indra dengan luas 5x3.300 meter persegi.
Jalan ini, dikatakan Edi, adalah urat nadi utama masyarakat di empat kelurahan yakni Agrowisata, Maharani, Rantau Panjang dan Rumbai Bukit sendiri. Jalan ini juga urat nadi perekonomian. Sudah 5 tahun ruas jalan ini diusulkan untuk dilakukan pengaspalan.
''Kami berharap mudah-mudahan segera dilakukan pengaspalan. Karena ini sudah mendesak,''kata dia.
Dia juga menjelaskan, selain badan jalan, dia juga mengajukan satu paket dengan pemasangan lampu penerangan jalan sebanyak 60 titik.
Tampak hadir mengikuti Musrenbang Ini Plt. Kadis Sosial Junaidi, Kabid Konsumsi dan Keamanan Pangan DKP Yarnengsih Alam, perwakilan Dinas Kesehatan dan beberapa lainnya.(R04)

