TELUKKUANTAN (RIAUSKY.COM)- Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby secara resmi membuka Mushabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-II tingkat Kecamatan Kuantan Tengah yang dipusatkan di Masjid Asy-Syuhada, Desa Jake, Senin (04/05/2026).
Kegiatan pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Asisten III Setda Kuansing, Camat Kuantan Tengah, Kepala Dinas PUPR, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi, Kasatpol PP, Wakil Polsek Kuantan Tengah, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Perkebunan, Kepala Dinas Perhubungan, para kepala desa se-Kecamatan Kuantan Tengah, tokoh masyarakat, ninik mamak, serta masyarakat Desa Jake dan sekitarnya.
Ketua Panitia Pelaksana, Jhon Tikal, dalam laporannya menyampaikan bahwa MTQ tingkat kecamatan ini akan berlangsung selama empat hari, mulai 4 hingga 7 Mei 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta yang berasal dari tiga kenegerian dan satu desa, serta akan memperebutkan piala bergilir Bupati Kuantan Singingi.
Sementara itu, Camat Kuantan Tengah, Eka Putra, menegaskan bahwa pelaksanaan MTQ ini merupakan bagian dari upaya membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat Kuantan Singingi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam menyemarakkan sekaligus mempersiapkan diri menyambut MTQ tingkat Provinsi Riau yang direncanakan akan digelar di kawasan Taman Jalur Teluk Kuantan.
Dalam sambutannya, Bupati Kuantan Singingi menekankan bahwa esensi utama MTQ bukan semata-mata perlombaan, melainkan bagaimana masyarakat mampu memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Yang paling penting dari MTQ ini adalah bagaimana kita memahami Al-Qur’an, membumikannya dalam kehidupan, serta menjadikannya sebagai ladang amal dan motivasi bagi masyarakat,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati juga menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Riau yang akan digelar pada Juni 2026 mendatang di Kabupaten Kuantan Singingi direncanakan akan dibuka secara langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia.
Melalui pelaksanaan MTQ ini, diharapkan akan lahir generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam tilawah, tetapi juga mampu mengimplementasikan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.(R12)
Listrik Indonesia

