SELATPANJANG (RIAUSKY.COM)- Bersempena Hari Mangrove Se-Dunia, PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) berkolaborasi dengan KTH Khazanah Pesisir, pemerintah dan masyarakat melakukan penanaman 2.000 bibit mangrove di Desa Bagan Melibur, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, beberapa waktu lalu.
Aksi penanaman bibit mangrove ini menjadi bentuk aksi nyata dari perusahaan, pemerintah dan masyarakat dalam upaya perlindungan dan rehabilitasi ekosistem mangrove yang kini terus terdegradasi.
Diharapkan, dengan penanaman ini, ke depan, akan kembali menjadi sarana menciptakan keseimbangan ekosistem di wilayah pesisir, sehingga bisa mencegah kondisi kerusakan lingkungan.
Hadir membuka acara, Camat Merbau, Wan Jumiati, Kapolsek Merbau Iptu Ahmad Fauzi, Danramil 06/Merbau Kapten Arhanud Rickman Sinaga, Kepala Desa Bagan Melibur Isnadi Esman, dan sejumlah stakeholder lainnya.
Kegiatan penanaman tersebut turut melibatkan pelajar dari sejumlah sekolah di Kecamatan Merbau, karyawan RAPP, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Environment and NGO Engagement Manager, Khaerul Basyar mengungkapkan, aksi tanam mangrove ini menjadi bentuk dukungan perusahaan terhadap upaya perlindungan dan rehabilitasi ekosistem mangrove yang memberikan manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat pesisir.
Pelestarian mangrove, dikatakan dia, membutuhkan kerja sama seluruh pemangku kepentingan.
Keterlibatan RAPP merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung konservasi lingkungan yang berkelanjutan, sejalan dengan komitmen keberlanjutan APRIL 2030.
"Melalui penanaman ini, kami ingin berkontribusi dalam menjaga ekosistem pesisir sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat. Kami berharap mangrove yang ditanam hari ini dapat tumbuh subur dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan serta generasi mendatang," jelas Khaerul.
Mangrove, jelas dia, berperan melindungi kawasan pesisir dari abrasi. Selain itu, mangrove juga berperan vital dalam menjaga keanekaragaman hayati, menyerap karbon, serta mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir.

RAPP berharap semangat perlindungan ekosistem pesisir di Kepulauan Meranti ini terus diperkuat, sehingga mangrove tetap menjadi benteng alami kawasan pesisir sekaligus warisan hijau bagi masa depan.
Sementara itu, Camat Merbau, Wan Jumiati, menyebutkan, aksi menanam mangrove ini sejalan dengan langkah inisiatif yang dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) melalui Gerakan Nasional Hari Mangrove Sedunia 2026 "Menjaga Mangrove, Mengamankan Generasi Mendatang"
Wan Jumiati menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang terjalin erat antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat setempat sehingga aksi menanam ini bisa terlaksana.
"Mangrove memiliki peran penting dalam melindungi kawasan pesisir sekaligus mendukung kehidupan masyarakat. Kami mengapresiasi dukungan PT RAPP dan berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi mendatang," kata Wan Jumiati.
Dalam kegiatan penanaman mangrove ini, setidaknya, ada ratusan orang ikut ambil bagian, termasuk ratusan pelajar dari sekolah-sekolah yang ada di Merbau yang tampak antusias bisa terlibat dalam aksi nyata menyelamatkan bumi, khususnya wilayah pesisir yang menjadi tempat mereka bermukim.(*)
Listrik Indonesia

