Kemenhaj Riau Ingatkan Masyarakat Bijak memilih Travel Umroh dan haji

Kemenhaj Riau Ingatkan Masyarakat Bijak memilih Travel Umroh dan haji

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dan cermat dalam memilih biro perjalanan atau travel yang akan digunakan untuk melaksanakan ibadah umrah.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah preventif agar masyarakat tidak menjadi korban penipuan maupun permasalahan pemberangkatan akibat memilih travel yang tidak memiliki legalitas dan perizinan sesuai ketentuan.

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan tawaran paket umrah yang murah, promo besar, maupun janji keberangkatan dalam waktu singkat.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Riau yang ingin melaksanakan ibadah umrah agar bijak dalam memilih travel. Jangan hanya melihat harga yang murah atau promo yang ditawarkan, tetapi pastikan legalitas dan izin travel tersebut terlebih dahulu,” ujar Defizon dikutip dari laman resmi Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Riau.

Menurutnya, masyarakat perlu memastikan bahwa travel yang dipilih merupakan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang memiliki izin resmi. Informasi mengenai legalitas travel juga perlu dikonfirmasi melalui kanal resmi Kementerian Haji dan Umrah.

“Masyarakat jangan ragu untuk melakukan pengecekan. Pastikan travel tersebut resmi, memiliki izin, alamat kantor yang jelas, pengelola yang dapat dipertanggungjawabkan, serta memiliki rekam jejak yang baik. Sebelum berangkat cek asurasi, Vaksinasi, Layanan selama di rab Saudi dan Tiket Pergi dan Pulang jangan sampai tiketnya bodong. Kalau ada keraguan, sebaiknya jangan melakukan pembayaran terlebih dahulu,” tegasnya.

Defizon juga mengingatkan masyarakat agar menerapkan prinsip 5 Pasti Umrah, yakni memastikan travelnya, jadwalnya, penerbangannya, hotelnya, dan visanya sebelum memutuskan untuk mendaftar dan melakukan pembayaran.

Ia menambahkan, calon jemaah juga perlu berhati-hati terhadap pembayaran yang dilakukan melalui rekening pribadi atau pihak yang tidak memiliki hubungan jelas dengan perusahaan travel.

“Jangan mudah percaya dengan informasi yang hanya disampaikan melalui media sosial atau pesan berantai. Pastikan semua informasi dan dokumen dapat diverifikasi. Masyarakat harus menjadi konsumen yang cerdas agar niat mulia untuk beribadah tidak berubah menjadi persoalan di kemudian hari,” ungkap Defizon.

Lebih lanjut, Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau terus mendorong peningkatan literasi masyarakat terkait penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah. Pengawasan dan pembinaan terhadap penyelenggara perjalanan ibadah umrah juga menjadi bagian penting dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.

“Kami ingin masyarakat Riau mendapatkan pelayanan ibadah umrah yang aman, nyaman dan sesuai ketentuan. Karena itu, mari bersama-sama menjadi jemaah yang cerdas. Cek legalitas travel sebelum membayar, jangan tergiur harga murah, dan jangan ragu melapor apabila menemukan indikasi pelanggaran,” pungkasnya.

Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan kehati-hatian sebagai langkah awal sebelum memilih travel umrah. Dengan memilih penyelenggara yang resmi dan terpercaya, diharapkan pelaksanaan ibadah dapat berlangsung dengan aman, tertib dan khusyuk.(*)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional