Kisah Afrinaldi, Agen Laku Pandai di Pekanbaru Merintis Kesuksesan

Kisah Afrinaldi, Agen Laku Pandai di Pekanbaru Merintis Kesuksesan
Kacab Bank BRI Imam Munandar saat melakukan penarikan ATM Mini di program BRI Link
PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Afrinaldi (50) warga Jalan Kesadaran, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukitraya, tak menyangka kondisi hidupnya perlahan mulai merangkak membaik.
 
Awalnya, dia bersama istri, mengelola usaha kedai harian Amelia. Dari usaha mengelola kedai harian yang awalnya pas-pasan, kini kehidupan ekonomi keluarganya berbalik sukses setelah menekuni profesi barunya sebagai agen Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai) dari BRILink (program bank BRI).
 
Awalnya dia sempat ragu dengan profesi yang dijalaninya itu. Namun, berkat ketekunan dan kerja kerasnya, Afrinaldi, kini mulai tersenyum karena hasil kerja kerasnya membuahkan hasil dan menjadikan profesi baru itu sebagai penompang utamanya.
 
Dari pekerjaannya sebagai agen tersebut, Afrinaldi meraup keuntungan yang cukup besar di wilayah sekitar rumah padat penduduk tersebut.
 
“Dengan modal Rp50 juta, dalam sehari, saya mendapat keuntungan Rp150 sampai Rp200 ribu. Nominal transaksi dalam sehari Rp10-20 juta. Keuntungan yang didapat dalam sebulan Rp5-6 juta. BRILink ini sangat membantu sekali,” kata Afrinaldi, saat rombongan wartawan media massa bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau, Kamis, 28 Juli 2016 pagi, mengunjungi usahanya.
 
Kepada rombongan yang datang menemui dirinya, dia pun menceritakan kisah sukses yang diraihnya berkat program Laku Pandai yang dijalaninya selama 7 tahun. Dalam pengakuannya, awal dia menjalani profesi itu, dia didatangi oleh nasabah BRI pada bulan Mei 2015 silam.
 
Awalnya, dia mulai ragu karena dia tidak mengerti dengan program tersebut. Dia, sempat berkonsultasi bersama istri untuk menjalani laku pandai.
 
“Alatnya hanya elektronik dengan data capture. Sebagian besar yang datang banyak transfer uang dan bayar listrik. Disini banyak perumahan,” ungkapnya.
 
Melihat kesuksesan yang diraihnya, dia berencana akan membuka cabang lagi untuk usaha yang ditekuninya itu. Namun, dia masih memikirkan untuk SDM terlebih dahulu.
 
“Saya akan buka cabang satu lagi. Kalau disetujui oleh marketing BRI,” ucapnya tersenyum sembari melirik pegawai bank BRI disamping usahanya tersebut.
 
Sebagaimana diketahui, Laku Pandai, merupakan program dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Agen Laku Pandai tidak hanya melayanani kredit, agen Laku Pandai juga bisa melayani transaksi keuangan lainnya. Seperti setoran tunai, tarik tunai, buka tabungan, transfer hingga pembayaran rekening dan beli pulsa listrik.
 
Kepala Bagian Pengawasan Perbankan Elvira Aswan di sela-sela kunjungan mengatakan Laku pandai ini adalah salah satu kebijakan dari OJK agar layanan Perbankan bisa menyentuh daerah-daerah pinggiran.
 
“Kita ketahui bersama, kalau di desa ataupun daerah pinggiran untuk akses perbankan memang tidak mudah. Dengan adanya Laku pandai ini kita berharap akses-akses Perbankan yang jauh itu tidak ada lagi,” tuturnya.
 
Melihat saat ini akses untuk transaki perbankan yang cukup jauh ditambah masih banyak usia profuktif yang belum memiliki rekening tabungan, maka program ini menjadi alasan tepat untuk menjangkau daerah pinggiran.
 
“Harapan kita dengan adanya Lakupandai akan memberikan kemudahan karena memang Lakupandai memberikan pelayanan hingga 24 jam,” jelasnya.
 
Kepala Cabang BRI Jalan Imam Munandar Adi Priyamono, menyebutkan, bank BRI menjadi salah satu mitra OJK untuk membuat Laku pandai menjangkau hingga ke pelosok daerah-daerah.
 
“Ini salah satu bentuk kerjasama kita dengan OJK. Dengan adanya BRILink, tentu akan memberikan kemudahan. Tanpa jauh-jauh ke bank, sudah bisa melakukan berbagai setoran ataupun transfer,” tutupnya. (R04)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional