BENGKALIS (RIAUSKY.COM) - Adanya statemen dari Wakapolres Bengkalis Kompol Taufik Hidayat Thayeb SIK yang menyebut semua pihak di Kabupaten Bengkalis untuk tidak mudah terprovokasi atau tidak mudah percaya dengan isu-isu yang berbau fitnah yang ditujukan kepada Kepala Daerah Bengkalis, kiranya dinilai kurang tepat.
Pasalnya, sebagai orang nomor dua di institusi Polres Bengkalis, sepatutnya Wakapolres bersikat netral dan menyejukkan, bukan malah membuat kontroversi di tengah masyarakat.
"Sebagai unsur masyarakat kecil, kita mohon betul Pak Wakapolres memberikan himbauan secara jelas dan terang berkenaan dengan isu yang disampaikan ke hadapan pulik. Jangan membuat publik bingung," kata pemerhati masalah Pembangunan dan Kebijakan Publik, Agam, Kamis (09/6/17) kemarin.
Mantan Sekretaris KNPI Kabupaten Bengkalis ini secara hormat mengajak, agar Wakapolres bisa secara terang memberikan himbauan dan tidak setengah-setengah. Sehingga, dengan memberikan himbauan secara utuh, masyarakat tidak salah langkah dalam mengeluarkan pendapat, pemikiran di dalam sebuah pemberitaan.
"Tentu kita harap Wakapolres bisa menjelaskan yang mana isu, mana kasus, mana peristiwa yang harus disampaikan ke publik. Sehingga informasi yang didapat dari penegak hukum bisa jelas di masyarakat. Bukan malah membuat masyarakat bingung," ujar Agam.
Sebagai salah satu unsur penegak hukum yang notabanenya Kamtibmas, Agam berharap Polri khususnya Polres Bengkalis bisa menjadi pengayom sesuai yang diamanatkan dalam Undang-undang Polri Nomor 2 tahun 2002 tentang Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Polri.
Apa yang diharapkan Wakapolres dan mengimbau masyarakat harus mendukung program pemerintah terutama kepala daerah, tentunya lanjut Agam sebagai masyarakat sangat menyambut baik. Masyarakat wajib mendukung dan mensuport pemerintah dalam pembangunan disegala bidang.
"Tentunya yang bersingungan langsung dengan hajat Negeri dan masyarakat. Karena itu merupakan amanah UUD 1945 sebagai masyarakat yang berdaulat pada aturan yang ada di Repulik ini. Idiologi kita tetap Pancasila, abadi semangat kita tetap NKRI. Jadi semua aturan yang berlaku di Republik ini wajib kita patuhi bersama," ujarnya.
Maka dari itu, sebagai masyarakat tukas Agam, sangat menghormati betul Institusi Polri dalam melakukan bimbingan, serta arahan yang bersifat positif. Tetapi idealnya, dalam menyampaikan arahan dan bimbingan, tentu tidak boleh setengah-setengah.
"Sekali lagi kita sangat patuh dan hormat pada Polri, khususnya Polres Bengkalis. Sebab, apa yang disampaikan untuk kepentingan bersama demi terselenggaranya pemerintahan yang bersih, masyarakat adil dan makmur demi terkendalinya situasi daerah yang aman," tuntas Agam.
Sebelumnya, Kapolres Bengkalis, AKBP Abas Basuni SIK melalui Wakapolres Kompol Taufik Hidayat Thayeb SIK meminta kepada semua pihak di Kabupaten Bengkalis untuk tidak mudah terprovokasi atau tidak mudah percaya dengan isu-isu yang berbau fitnah yang ditujukan kepada kepala daerah Bengkalis.
"Kepala daerahnya diburuk-burukkan seolah seorang pesakitan, padahal kebenarannya sangat diragukan," kata Wakapolres Kompol Taufik.
Untuk itu, Kompol Taufik mengajak kepada masyarakat agar membantu kepala daerahnya dengan support yang positif, agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik. (R14)
Listrik Indonesia

