PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Pemilik warung bakso Mekar Pekanbaru, Suaryanto, membantah jika usaha yang dilakoninya sejak 13 tahun tersebut, menggunakan olahan daging babi setelah Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru melakukan uji Sample dari surat yang dikeluarkan tertanggal 23 Agustus 2017 lalu.
"Sejak warung saya ini berdiri tahun 2004, saya tidak pernah menjual bakso dengan daging babi," ujar Suharyanto dengan wajah sedih, ditemui wartawan, Senin (28/8/2017).
Dia juga tidak membantah bila pada Mei 2017 lalu, pihaknya didatangi oleh BBPOM Pekanbaru. Saat itu, tanpa menyebutkan adanya laporan keluhan dari masyarakat, BBPOM Pekanbaru tiba-tiba mengambil sampel makanannya. 3 bulan berjalan, BBPOM baru menyebutkan adanya indikasi daging babi dalam bakso yang dijualnya.
"Sejak membuka usaha warung sederhana hingga di rumah toko dan sempat membuka cabang di salah satu pusat perbelanjaan di Pekanbaru, belum ada komplain dari para pelanggan," katanya.
Listrik Indonesia

