GUNUNG SAHILAN (RIAUSKY.COM) - Dinilai sudah cukup tua, jembatan di Desa Kebundurian, Kecamatan Gunung Sahilan yang ada diruas jalan lintas Pekanbaru-Kuansing KM 56 itu dinilai sudah selayaknya diduplikasi.
Seperti diketahui, jembatan ini dibangun pada tahun 1982 dengan konstruksi rangka baja Calender Hamilton (CH) dan secara pelayanan lalu lintas sudah saatnya ditingkatkan kapasitas jembatan dengan membangun duplikasinya.
Rencananya kedepan jembatan ini akan diduplikasi yang dibangun sebelah sisi kanan jembatan lama dengan Kontruksi Prestress Balok I.
Hal ini terungkap berdasarkan surat Kementrian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional II.
Camat Gunung Sahilan Dedi Herman, S.STP didampingi Kepala Desa Kebun Durian H. Arizal, S Ap dan Kepala Desa Sungai Lipai, Zakariah membenarkan hal itu.
"Benar, tadi pagi kita sudah survei langsung ke lokasi bersama tim Kementrian Pekerjaan Umum (PU) dan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Kampar serta Kepala Desa Kebun durian dan Kepala Desa Sungai Lipai,” ungkap Dedi Herman, Jumat (27/10/2017).
“Kondisi jembatan kebun durian ini memang sudah tidak layak dilewati. Pembangunan awal tahun 1982 berarti sudah berumur 35 tahun dan sudah saatnya untuk dibangun jembatan duplikasi yang baru,” ujarnya seperti dimuat suarakampar.
Dedi Herman menyampaikan mereka sudah mensosialisasikan dan mendata berapa banyak lahan dan bangunan milik masyarakat yang terkena dampak pembangunan jembatan.
Agar proses pembebasan lahan berjalan lancar tanpa ada persoalan yang dapat menghambat pengerjaan proyek jembatan.
Rencananya, pendanaan pembangunan jembatan duplikasi Desa Kebun Durian dianggarkan dari dana APBN dan untuk pembebasan lahan dianggarkan dari APBD Kabupaten Kampar.
Dedi Herman menghimbau kepada masyarakat Desa Kebundurian dan Desa Sungai Lipai khususnya kepada masyarakat yang lahan dan bangunannya termasuk di dalam rancangan pembangunan jembatan agar dapat bersama-sama mendukung agar pembangunan ini berjalan dengan lancear sehingga program 3i (infrastruktur, industri dan investasi) bapak Bupati Kampar dapat terwujud di Kabupaten Kampar khususnya di Kecamatan Gunung Sahilan. (R10/Skc)
Listrik Indonesia

