RIAUSKY.COM - Tampang maling memang tak terlihat pada sosok, Rahmat,28. Sebab saat beraksi, pria tersebut mengenakan hem, jam tangan dan celana rapi.
Tapi sia[a sangka, di balik sosoknya yang rapi, Rahmat ini pelaku pencurian kotak amal. Modusnya ialah pura-pura salat.
Modus Rahmat terungkap setelah ia mencuri uang dalam kotak amal di Masjid Ar Rahman, RS Royal, Jalan Kendangsari Industri pada Senin (13/1) lalu.
Penangkapan tersebut berawal saat sekuriti mengeluh lantaran uang di kotak amal tersebut tiga kali hilang. Padahal kuncinya selalu diganti yang baru.
Kemudian sekuriti rumah sakit, Didik Sukarsono tersebut mendatangi Polsek Tenggilis Mejoyo untuk melaporkan kasus pencurian tersebut. Polisi menyarankan kepada sekuriti tersebut untuk memasang CCTV di masjid tersebut.
“Atas saran kami, sekuriti memasang CCTV hingga akhirnya merekam aksi tersangka yang saat itu kedapatan mengotak atik kunci kotak amal di area salat wanita. Terlihat dia mengambil sejumlah uang dari dalam kotak,” ungka Kanit Reskrim Polsek Tenggilis Mejoyo, AKP Puguh Sudaryono, Jumat (19/1) seperti dimuat Radar Surabaya.
Puguh mengatakan, setelah aksinya terekam CCTV , sekuriti langsung menghampiri dan mengamankan Rahmat, lalu diserahkan ke polsek. Dari penangkapan tersebut, disita sejumlah barang bukti berupa obeng, kotak amal dan uang Rp 175 ribu yang dicuri.
“Tersangka ini sudah sering melakukan aksinya,” imbuhnya.
Puguh mengatakan dalam menjalankan aksinya, Rahmat hanya menggunakan obeng untuk merusak gembok. Modusnya, dia mendatangi masjid dan berpura-pura salat. Padahal hal itu, ia lakukan untuk memastikan jika situasi masjid sepi dan aman.
“Setelah dipastikan aman, tersangka pun mendekati kotak amal dan merusak kuncinya dan menguras uangnya,” tandasnya.
Saat diperiksa, Ramhat mengaku khilaf. Ia nekat melakukan aksinya lantaran gajianya sebagai buruh pabrik tak mampu mencukupi kebutuhannya. (*)
Listrik Indonesia

