Jaga Diri, Jaga Keluarga, Ini Data Sebaran Covid-19 di  Kota Pekanbaru 3 Maret Hingga 20 September

Jaga Diri, Jaga Keluarga, Ini Data  Sebaran Covid-19 di  Kota Pekanbaru  3 Maret Hingga 20 September
Data Sebaran COVID-19 Kota Pekanbaru/ sumber data: coronariau.go.id

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Pemerintah kota Pekanbaru sudah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Mikro di Kecamatan Tampan empat hari terakhir. 

Langkah tersebut dilakukan untuk menekan kasus Covid-19 di kecamatan  dengan penduduk terpadat di Kota Pekanbaru tersebut. 

Namun, langkah yang dilakukan Pemerintah Kota Pekanbaru tersebut belum mampu menekan tingginya kasus covid-19 di wilayah Pekanbaru. 

Karena itulah, Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Firdaus terus mengingatkan masyarakatnya  agar pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama dan bersinergi dalam mencegah dan menangani Covid19.

"Pemerintah melaksanakan 3T dan masyarakat 4M," katanya, saat Press Conference terkait pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) di Kota Pekanbaru, Sabtu (19/09/2020).

Dijelaskan Firdaus, tugas pemerintah adalah melaksanakan 3 T untuk mengetahui penularan Covid-19 dan mencegahnya. 3 T tersebut adalah testing (pemeriksaan), tracing (pelacakan), dan treatment (pengobatan).

Kemudian sebut Wako Pekanbaru ini, tugas masyarakat adalah menjalankan minimal 4 M yaitu wajib menggunakan masker dimanapun tempatnya, mencuci tangan dengan air mengalir, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Ia mengajak semua komponen baik pemerintah maupun masyarakat bersatu padu bersinergi untuk melaksanakan tugas masing-masing dengan melakukan usaha dan bedoa supaya terhindar dari Covid19.

"Semoga kita bisa menyelamatkan masyarakat kita dan juga meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan kita," ujar Wali Kota.

Sementara itu, dari data yang kami himpun melalui situs coronariau.go.id, per 3 Maret 2020 hingga  tanggal 20 September 2020, pukul 09.37 WIB pagi tadi, hampir seluruh wilayah Pekanbaru masih berada di zona merah. 

Kecamatan Tampan masih menjadi daerah dengan kumulatif kasus Covid-19 tertinggi dengan jumlah 419 kasus terkonfirmasi, Marpoyan Damai 312 kasus terkonfirmasi, disusul Kecamatan Bukitraya sebanyak 271 kasus terkonfirmasi, Payung Sekaki 252 kasus terkonfirmasi. 

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional