JAKARTA (RIAUSKY.COM)- Presiden Jokowi dikabarkan telah memecat seorang pejabat PT Pertamina (Persero) karena impor pipa gas.
Namun hingga saat ini belum terungkap nama dari pejabat yang berkaitan.
Anggota Komisi VI DPR RI Achmad Baidowi mengatakan, perusahaan BUMN harusnya menjadi contoh untuk menggunakan produk dalam negeri.
Langkah ini juga sebagai bukti cinta dan bangga dari bangsa Indonesia.
“Kami juga mendorong BUMN selalu dan menggaungkan untuk menggunakan produk-produk dalam negeri. Selalu menggunakan produk dalam negeri bukti cinta dan bangga sebagai bagian dari bangsa Indonesia,” ujarnya dilaporkan okezone dari MNC Portal Indonesia, Rabu (10/3/2021).
Menurut Baidowi, produk industri dalam negeri Indonesia tidak kalah dengan negara-negara lainya di dunia. Hal ini tentunya harus disadari oleh semua pihak secara khusus perusahaan milik negara seperti Pertamina.
“Industri kita tidak kalah dengan luar negeri. Semuanya harus sadar dengan hal itu, termasuk perusahaan-perusahaan BUMN,” katanya.
Baidowi juga menyebut jika perusahaan BUMN harus bisa unjuk gigi di kancah internasional dan dalam negeri. Dimulai dari pemenuhan kebutuhan pasar domestik dan menggunakan produk dalam negeri.
“Ini harus menjadi momentum bagi perusahaan-perusahaan BUMN untuk unjuk gigi, setidaknya bisa memenuhi kebutuhan pasar domestik. Itu benar-benar harus dimulai,” ucapnya dilasir dari okezone.com.
Sebelumnya, salah satu pejabat PT Pertamina (Persero) dipecat Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena persoalan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Meski begitu, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait bahwa pejabat yang dimaksud adalah dewan direksi atau komisaris Pertamina.
Informasi pemecatan sendiri disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam acara Webinar yang digelar pada Selasa 9 Maret 2021 kemarin.
"Ada pejabat tinggi Pertamina kemarin itu dipecat presiden langsung. Alasannya TKDN. Kamu cek aja siapa yang diganti itu," ujar Luhut.(R02)
Listrik Indonesia

