Terkendala Pembebasan Lahan di Sumbar, di Riau Tol Trans Sumatera Riau- Sumbar di Seksi Pekanbaru- Bangkinang Sudah Terealisasi 66,64 Persen

Terkendala Pembebasan Lahan di Sumbar, di Riau Tol Trans Sumatera  Riau- Sumbar di Seksi Pekanbaru- Bangkinang Sudah Terealisasi  66,64 Persen
Realisasi pekerjaan Tol Riau Sumbar Seksi Pekanbaru-Bangkinang sudah terealisasi 66,64 persen pekerjaan fisik./ Sumber Foto: detik.com/dok. hutama karya

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Progres pembangunan fisik Jalan Tol Trans Sumatera ruas Pekanbaru-Bangkinang, sudah mencapai 66,64 persen. Ditargetkan jalan bebas hambatan sepanjang 40 kilometer itu bakal difungsionalkan sebelum lebaran Idul Fitri tahun ini. 

Kepala Biro Pembangunan Setdaprov Riau, Aryadi, jalan tol Pekanbaru-Bangkinang ini melintasi lima kecamatan dan 23 desa di Kabupaten Kampar. Diantaranya, pertama di Kecamatan Tambang, meliputi Desa Rimbo Panjang, Kualu Nanas, Sungai Pinang, Kuapan. Kedua Kecamatan Kampar Timur, ada Desa Pulau Birandang. 

“Yang ketiga jalan tol melalui Kecamatan Rumbio Jaya, meliputi Desa Bukit Kratai, Naga Beralih, Kayu Aro, dan Sawah. Keempat Kecamatan Kampar Utara meliputi Desa Sungai Jalau, Muara Jalai, Sungai Tonang. Terakhir Kecamatan Bangkinang, ada satu desa yakni Pasir Sialang,” Ujar Ariyadi, Rabu, (17/3/2021) di Pekanbaru. 

Disinggung terkait dengan target fungsional sebelum lebaran terkejar, ia menjelaskan jika fungsional sebelum lebaran akan terkejar. Jika pembebasan lahan di seluruh jalan yang dilalui jalan tol selesai  di bebaskan. Selain dengan masyarakat ada lahan yang masuk dalam kawasan hutan. 

"Jadi saat ini progres jalan tol Pekanbaru-Bangkinang sudah 66,6 persen. Kalau untuk progres pembebasan lahan sepertinya hampir semua selesai, talu ada sedikit kendala pembebasan lahan di kawasan hutan. Ada 59 persen lagi lahan di kawasan hutan yang sedang diinventarisir, dan akan segera diselesaikan dan akan segera diganti rugi," jelasnya.

“Ada perubahan aturan kawasan dalam pembebasannya, baik dikawasan hutan maupun non kawasan, akibatnya ada persiapan yang sudah siap terpaksa harus di rubah kembali, aturannya ada pada PP nomor 19 tahun 2021 tentang izin kawaasan,” kata Ariadi.

Syamsuar Koordinasi dengan Gubernur Sumbar

Sementara itu, Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar mengaku akan segera berkoordinasi dengan Gubernur Sumatera Barat untuk membicarakan pembangunan jalan Tol Pekanbaru-Padang.

Sebab keberadaan jalan tol ini memang sangat dinantikan dan dibutuhkan oleh masyarakat dari dua provinsi yang bertetanggaan ini.

Karena nantinya jika jalan tol Trans Sumatera ini selesai, tentu akan mempermudah akses menuju dua provinsi ini. 

"Saya akan segera komunikasi dengan pak Gubernur Sumbar terkait pembangunan jalan tol ini. Karena jalan tol ini nantinya juga untuk kepentingan dua daerah," kata Gubri Syamsuar, Senin (15/3/2021) sebagaimana dilansir dari tribunpekanbaru.

Komunikasi tersebut dilakukan karena pihaknya mendapat informasi bahwa terjadi kendala dalam pembebasan lahan tol di Provinsi Sumbar.

Sehingga progres pembangunan jalan Tol Pekanbaru-Padang ini berjalan lambat.

"Sebelum beliau dilantik jadi Gubernur Sumbar, kami sempat melakukan pertemuan.

Pesan saya satu saja saat itu, karena daerah kita bertetangga kalau bisa jangan kendala untuk pembangunan jalan tol ini.


Saat itu beliau berkomitmen juga akan menyelesaikan persolan yang ada," kata Gubri. 

Gubri Syamsuar  mengklaim, untuk pembebasan lahan dan pembangunan jalan tol yang masuk diwilayah Riau sejauh ini tidak mengalami kendala.

Bahkan untuk seksi Pekanbaru-Bangkiang, pengerjaan konstruksi terus dilaksanakan dan progresnya pembebasan lahannya sudah hampir selesai.

"Kalau untuk di Riau alhamdulillah tidak ada kendala.

Semua berjalan sesuai target. Seksi Pekanbaru-Bangkinang.

Pembebasan lahannya sudah hampir selesai," kata Syamsuar.(R04)

Sumber Berita: mediacenterriau/ tribunpekanbaru

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional