Kronologis dan Korban Tabrakan Beruntun di Jalinsum KM 7 Balam Yang Sebabkan 3 Orang Meninggal Dunia, 8 Luka-luka

Rabu, 05 Mei 2021 | 04:59:17 WIB
Kronologis  dan Korban Tabrakan Beruntun di Jalinsum KM 7 Balam Yang Sebabkan 3 Orang Meninggal Dunia, 8 Luka-luka
Ket Foto : Kondisi korban lakalantas di KM 7 Jalan Lintas Sumatera Balam.

BANGKO PUSAKO (RIAUSKY.COM)- Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di ruas jalan lintas Riau-Sumut (Jalinsum) KM 07 Balam, Kepenghuluan Bangko Permata, Kecamatan Bangko Pusako, Rokan Hilir.

Setidaknya 3 orang meninggal dunia dan 8 orang lainnya mengalami luka-luka akibat insiden kecelakaan yang membuat geger warga di sekitar lokasi kejadian.

Dilansir dari inforohil.com, Selasa (4/05/2021) kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga unit kendaraan, masing-masing Truk Colt Diesel nopol BM 86XX PC dengan sepeda Motor Honda nopol BM 68XX RK dan Mobil Fortuner nopol B 16XX KJC dan Mobil Kijang Innova nopol BG 16XX GA.

Peristiwa maut itu  terjadi pada Senin (3/5) sekitar pukul 21.40 Wib. 

Kapolres Rokan Hilir, AKBP Nurhadi Ismanto SH Sik yang dikonfirmasikan melalui Kasat Lantas, AKP David Ricardo Sik membenarkan adanya insiden kecelakaan beruntun yang mengakibatkan korban jiwa tersebut.

Dijelaskannya, kecelakaan itu bermula sewaktu satu unit mobil truk colt diesel nopol BM 86XX PC yang dikemudikan Supardi dengan membawa penumpang, Bambang Riski dan Santo datang dari arah Ujung Tanjung menuju arah Bagan Batu melaju dengan kecepatan tinggi.

Dan sesampainya lokasi kejadian, truk colt diesel tersebut mendahului satu unit mobil Agya dan sepeda motor Honda nopol BM 68XX RK yang dikendarai Rizaluddin dengan membonceng Aminah yang berada didepannya.

Diduga karena laju truk colt diesel yang terlalu kencang, sehingga tidak lama kemudian truk tersebut oleng dan melebar ke kanan jalur jalan dari arah kedatangannya. 

Dan pada saat bersamaan dari arah berlawanan datang satu unit kendaraan mobil Fortuner nopol B 16XX KJC yang dikemudikan Irwan Susilo dengan membawa penumpang, Sri Wulandari, Naufal, Ilham, dan Indriyanto yang beriringan dengan mobil Kijang Inova nopol BG 16XX GA yang dikemudikan Eko Wahyu dengan membawa penumpang Haspray Tambun juga melaju dengan kecepatan tinggi.

Karena jarak yang sudah terlalu dekat serta laju kendaraan yang tidak dapat dikendalikan lagi, sehingga kecelakaan beruntun tersebut tak terelakkan lagi.

"Sampai saat ini kita masih melakukan penyelidikan atas kasus kecelakaan itu. Seluruh korban sudah kita evakuasi dan diketahui bahwa tiga korban meninggal dunia dan 8 korban luka berat dan ringan," jelas David.

Adapun Ketiga korban tewas masing-masing adalah, pengendara sepedamotor Honda nopol BM 68XX RK, yakni Rizaluddin (57) warga Km 7 Kepenghuluan Bangko Permata Kecamatan Bangko Pusako, pengemudi mobil Fortuner nopol B 16XX KJC, Irwan Susilo (41) warga jalan Imam Bonjol kepenghuluan Bagan Batu Barat Kecamatan Bagan Sinembah dimana keduanya mengalami luka hebat dibagian kepala dan meninggal dunia di TKP.

Demikian juga penumpang Truk Colt Diesel nopol BM 86XX PC, Santo (22) warga Km 4 Bahtera Makmur Kecamatan Bagan Sinembah juga mengalami luka hebat di bagian kepala dan meninggal dunia di TKP. 

Sementara itu korban yang mengalami luka-luka masing-masing, penumpang Sepeda Motor nopol BM 68XX RK, Aminah (55) warga Km 7 Bangko Permata yang mengalami luka robek pada bagian kepala dan patah terbuka pada bagian tangan dan dibawa ke puskesmas km.12 Bangko Jaya kemudian dirujuk Ke RS Cahaya Ujung Tanjung.

Penumpang Mobil Fortuner nopol B 16XX KJC, Sri Wulandari (39) warga Paket A kepenghuluan Sukamaju, Kecamatan Bagan Sinembah mengalami luka robek pada bagian kepala dan patah tulang pinggang dan dibawa ke Puskesmas Km 12 Bangko Jaya dan di rujuk ke RS Ibunda Bagan Batu.

Penumpang Mobil Fortuner nopol B 16XX KJC, lham (28) warga Kota Bagan Batu kecamatan Bagan Sinembah mengalami luka robek dipelipis mata dan patah tulang kaki tertutup di sebelah kanan dan dibawa ke Puskesmas Km 12 Bangko Jaya kemudian di rujuk kembali ke RS Ibunda Bagan Batu.

Penumpang Mobil Kijang Innova nopol BG 16XX GA, Haspray Tambun (42) warga Kota Bagan Batu Kecamatan Bagan Sinembah mengalami luka robek di dahi kepala dan luka lecet ditangan dan dibawa ke Puskesmas Km 12 Bangko Jaya.

Penumpang mobil Fortuner nopol B 16XX kJC, Indriyanto (39) warga jalan Imam Munandar kota Bagan Batu Kecamatan Bagan Sinembah mengalami luka lecet dan dipatah tertutup bagian tulang dada dan dibawa ke Puskesmas km 12 Bangko Jaya.

Penumpang mobil Fortuner nopol B 16XX KJC, Naufal (7) warga Paket A kepenghuluan Sukamaju Kecamatan Bagan Sinembah mengalami luka lecet bagian tangan dan kaki serta patah tulang tertutup bagian kaki sebelah kanan dan dibawa ke Puskesmas Km 12 Bangko Jaya dan dirujuk ke RS Ibunda Bagan Batu. 

Penumpang mobil truk Colt Diesel nopol BM 86XX PC, Bambang Riski (25) warga Km 5 Bahtera Makmur Kota kecamatan Bagan Sinembah mengalami luka-luka lecet dan memar dan dibawa ke Puskesmas Km 12 Bangko Jaya.

Pengemudi mobil Truk Colt Diesel nopol BM 8663 PC, Supardi (34) warga jalan Ahmad Yani Sukarukun Bagan Batu kecamatan Bagan Sinembah mengalami luka-luka lecet ditangan dan kaki dan dibawa ke Puskesmas Km 12 Bangko Jaya. 

Kapolres Rokan Hilir, AKBP Nurhadi Ismanto SH Sik yang dikonfirmasikan melalui Kasat Lantas, AKP David Ricardo Sik membenarkan adanya insiden kecelakaan beruntun yang mengakibatkan korban jiwa tersebut. 

Dijelaskannya, kecelakaan itu bermula sewaktu satu unit truk colt diesel nopol BM 86XX PC yang dikemudikan Supardi dengan membawa penumpang, Bambang Riski dan Santo datang dari arah Ujung Tanjung menuju arah Bagan Batu melaju dengan kecepatan tinggi.

Dan sesampainya lokasi kejadian, mobil truk colt diesel tersebut mendahului satu unit mobil Agya dan sepeda motor Honda nopol BM 68XX RK yang dikendarai Rizaluddin dengan membonceng Aminah yang berada didepannya.

Diduga karena laju truk colt diesel yang terlalu kencang, sehingga tidak lama kemudian truk tersebut oleng dan melebar ke kanan jalur jalan dari arah kedatangannya. 

Dan pada saat bersamaan dari arah berlawanan datang satu unit kendaraan mobil Fortuner nopol B 16XX KJC yang dikemudikan Irwan Susilo dengan membawa penumpang, Sri Wulandari, Naufal, Ilham, dan Indriyanto yang beriringan dengan mobil Kijang Inova nopol BG 16XX GA yang dikemudikan Eko Wahyu dengan membawa penumpang Haspray Tambun juga melaju dengan kecepatan tinggi.

Karena jarak yang sudah terlalu dekat serta laju kendaraan yang tidak dapat dikendalikan lagi, sehingga kecelakaan beruntun tersebut tak terelakkan lagi.

"Sampai saat ini kita masih melakukan penyelidikan atas kasus kecelakaan itu. Seluruh korban sudah kita evakuasi dan diketahui bahwa tiga korban meninggal dunia dan 8 korban luka berat dan ringan," jelas David.(R04)

Sumber Berita: inforohil.com


FOLLOW Twitter @riausky dan LIKE Halaman Facebook: RiauSky.Com



 
Cetak Akses RiauSky.Com Via Mobile m.riausky.com
Tulis Komentar Index »
IKLAN BARIS