1.862 Koperasi Merah Putih Ditargetkan Berdiri di 12 Kabupaten/Kota se-Riau

1.862 Koperasi Merah Putih Ditargetkan Berdiri di 12 Kabupaten/Kota se-Riau

PEKANBARU (RIAUSKY.COM) — Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, meninjau langsung progres pembangunan fisik Koperasi Merah Putih (KMP) yang berlokasi di wilayah Kabupaten Kampar pada Kamis (11/6/2026). Peninjauan lapangan ini dilakukan sebagai bagian dari agenda kerja pemantauan implementasi program prioritas nasional di sektor ekonomi kerakyatan, yang merupakan program strategis langsung dari Pemerintah Pusat.

Dalam kunjungan tersebut, Plt Gubri didampingi langsung oleh Bupati Kampar Ahmad Yuzar serta Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan UMKM Provinsi Riau, Taufik OH. SF Hariyanto memaparkan bahwa Provinsi Riau secara total mendapatkan alokasi pembangunan gerai KMP sebanyak 1.862 unit yang akan disebar secara proporsional di 12 kabupaten dan kota. Untuk wilayah Kabupaten Kampar sendiri, saat ini sudah berhasil merampungkan sebanyak 73 gerai dari total target keseluruhan sebanyak 250 gerai KMP.

“Alhamdulillah untuk di Kampar, dari target total 250 unit, saat ini sebanyak 73 gerai sudah selesai dibangun. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati Kampar beserta jajaran yang telah memberikan dukungan penuh di sini, terutama dalam memfasilitasi penyiapan lahan strategis untuk masyarakat,” ujar SF Hariyanto di sela-sela peninjauan.

Capaian Fisik KMP di Riau Sentuh 58 Persen

Lebih lanjut, Plt Gubri berharap kehadiran gerai KMP ini dapat memberikan multiplier effect atau manfaat ekonomi yang besar bagi masyarakat lokal serta mampu menggerakkan roda perekonomian di tingkat tapak. Secara kumulatif di tingkat Provinsi Riau, progres pembangunan fisik gerai KMP ini performanya cukup positif karena sudah menyentuh angka 58 persen dari target tahap awal, dan dipastikan akan terus bertambah secara simultan.

“Secara keseluruhan di Riau, progresnya sudah mencapai 58 persen untuk pemenuhan target awal Koperasi Merah Putih. Kami sangat berharap infrastruktur ekonomi ini dapat menjadi salah satu instrumen efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat daerah, dan posisinya sekarang sudah siap untuk dioperasikan oleh pemerintah pusat,” jelas SF Hariyanto.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan UMKM Provinsi Riau, Taufik OH, memberikan rincian data yang lebih spesifik mengenai peta jalan pembangunan KMP di 12 kabupaten/kota. Berdasarkan ikhtisar data performa per bulan Mei 2026, dari total target makro sebanyak 1.862 unit, tercatat ada 1.063 gerai yang masuk dalam gelombang pengerjaan intensif, di mana 241 unit di antaranya sudah selesai seratus persen.

Taufik memaparkan bahwa tantangan terbesar dalam menuntaskan sisa pembangunan sekitar 800-an gerai lagi berada pada sektor pengadaan tanah.

"Secara akumulatif memang sudah selesai 58 persen per Mei kemarin. Memasuki tahap kedua, kami ingin mengejar target penyelesaian hingga 100 persen untuk 1.063 unit ini. Namun, untuk sisa 800 unit sekian lagi, kendalanya adalah ketersediaan lahan yang belum ada karena beberapa lokasi ukurannya kurang dari standar ideal yang ditetapkan pusat, yakni minimal 1.000 meter persegi," ungkap Taufik.

Terkait dengan mekanisme pengisian isi gerai dan komoditas jualan, Taufik menjelaskan bahwa proses pengisian inventaris baru akan dieksekusi secara penuh setelah adanya prosesi serah terima aset.

"Pengerjaan fisik saat ini belum serah terima dengan Agrinas selaku perpanjangan tangan pusat, karena tim verifikasi dan validasi belum turun ke lapangan. Kami harapkan pada momentum launching tahap kedua nanti semuanya sudah selesai. Begitu serah terima klir, Agrinas akan langsung memasukkan fasilitas pendukung seperti unit mobil, motor operasional, meja, kursi, hingga AC," pungkasnya.(mc)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional