PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Belum tampak tanda-tanda bahwa penanganan Covid-19 yang dilakukan pemerintah memberi pengaruh besar dalam menekan laju pertambahan Covid-19 di Riau.
Situasi tersebut terbukti dengan masih tingginya jumlah konfirmasi positif Covid-19 di Riau serta tingginya angka kematian disebabkan virus corona tersebut.
Meskipun di sisi lain, terjadi lonjakan setiap harinya terhadap jumlah pasien yang dinyatakan sembuh dari paparan virus ini.
Dari data yang kami himpun berdasarkan laporan media harian Covid-19 yang diterbitkan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, maupun data yang dikeluarkan oleh Satgas Covid-19, tercatat pada Senin (17/5/2021), kasus konfirmasi positif Covid-19 di Riau bertambah sebanyak 317 kasus.
Dengan tambahan kasus baru ini, maka total masyarakat Riau yang terkonfirmasi Covid-19 tercatat sudah sebanyak 51.990.
Sementara untuk jumlah pasien sembuh, pada Senin kemarin tercatat bertambah sebanyak 600 kasus, sehingga totalnya sudah sebanyak 46.201 orang sembuh dari Covid-19 terhitung awal Maret tahun lalu.
Adapun angka kematian, kembali mengalami lonjakan sangat tinggi yakni sebanyak 21 kasus, setelah sehari sebelumnya sempat turun dengan tambahan 6 kasus kematian harian.
Dengan tambahan tersebut, maka total masyarakat Riau yang meninggal akibat Covid-19 kini berjumlah 1.345 orang.
Konfirmasi data tersebut juga dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan Riau, dr.Mimi Yuliani Nazir.
Dalam versi data yang dikeluarkan Dinas Kesehatan Riau, tercatat ada tambahan 318 kasus konfirmasi positif, 602 pasien sembuh serta 21 orang meninggal dunia.
"Hari ini, jumlah pasien Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh sebanyak 602 orang. Sementara untuk pasien terkonfirmasi COVID-19 bertambahsebanyak 318 orang serta sebanyak 21 pasien corona dilaporkan meninggal dunia.
Selain itu, Mimi, sebagaimana dilaporkan mediacenter riau menyebutkan, dari total 51.976 orang terkonfirmasi positif, telah dilakukan isolasi mandiri sebanyak 3.578 orang, rawat di rumah sakit 836 orang.
Kemudian suspek yang isolasi mandiri berjumlah 3.691 orang, Isolasi di rumah sakit berjumlah 172 orang, selesai isolasi berjumlah 84.038 orang, meninggal berjumlah 272 orang.
"Total Suspek berjumlah 88.173 orang," papar Mimi.
Selain itu, dipaparkan juga spesimen diperiksa berjumlah 1.302 sampel. Sedangkan jumlah orang di periksa berjumlah 1.089 orang.(R04)
Listrik Indonesia

