Jokowi Warning Rendahnya Angka Kesembuhan Kuansing dan Tingginya Kematian di Inhil, Hati-hati...! 

Jokowi Warning Rendahnya Angka Kesembuhan Kuansing dan Tingginya Kematian di Inhil, Hati-hati...! 
Presiden Joko Widodo saat membuka data angka kesembuhan Covid-19 di kabupaten dan kota di Riau.

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Presiden Joko Widodo buka data terkait dengan perkembangan kasus Covid-19 di Riau.

Dia membedah seluruh data kasus per kasus yang terjadi dan berharap seluruh pihak terkait yang betanggung jawab untuk menanganan Covid-19 di Riau juga menguasai data perkembangan kasus penyakit yang terjadi di daerahnya. 

Pada kesempatan itu, Presiden Joko Widodo membedah dari kasus aktif, kasus positif hingga angka kesembuhan juga kematian yang tinggi di beberapa daerah di Riau.

''Angka kesembuhan per kabupaten kota juga kelihatan. Yang angka kesembuhannya rendah di mana, di kuantan (Kuantan Singingi), paling bawah, di 76 persen yang ini hati-hati, rumah sakit hati-hati,'' ingat Jokowi sembari memperlihatkan data melalui slide.

''Rokan Hilir paling baik di 91, Kampar baik juga di 91, Rokan Hulu baik juga di 90. Yang lain mari kita bersama-sama ditingkatkan untuk kesembuhannya,'' ajak dia. 

Dijelaskan Jokowi, pemerintah memiliki detail angka kasus Covid-19 di seluruh Indonesia.

''Detail kita ada, seperti ini jadi angka-angkanya tidak bisa di ... mungkin berbeda tapi sedikit mungkin nasional dan pemda. Karena terpaut hari saja sudah berubah. Tapi angka-angka itu perlu kita tingkatkan kesembuhannya,'' imbau dia dihadapan seluruh kepala daerah maupun jajaran Forkopimda di Riau yang hadir.

''Angka kematian, hati-hati, disini tinggi. Karena angka kematian kita di nasional 2,7. Hati-hati Indragiri Hilir, ini 5,23, coba dicek betul, apakah obatnya sering terlambat, apakah tidak ada ventilator, dicek betul. Dan lain-lainnya,'' perintah dia.

Begitu pun dengan Rokan Hulu yang disebut Jokowi angka kematiannya hinga  4,5 persen. 

''Coba dilihat dan dicatat dan angka-angka itu dicatat. Dan kalau saya tanya, mestinya, semua wali kota, bupati, Gubernur, itu tahu, posisi di tingkat kabupaten seperti apa,'' imbuhnya.
 
''Pak bupati, berapa angka kesembuhan di sini. Harus bisa jawab. Berapa kasus aktif di sini, harus bisa jawab. ada saya datang ke daerah, tidak di sumatera, saya datang ke daerah,saya tanya, nggak tahu.
Kalau angka-angka saja tidak tahu,  bagaimana menyelesaikannya? Termasuk hati-hati nanti, pangdam, kapolda juga saya tanya, kondisi kasus aktif berapa,'' ungkap Jokowi dengan nada tegas.(R04)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional