Dokter: Ivermectin Tidak Boleh Diminum Setiap Hari!

Kamis, 24 Juni 2021 | 11:59:37 WIB
Dokter: Ivermectin Tidak Boleh Diminum Setiap Hari!
Ket Foto : Ivermectin / SumberFoto : Interaksyon/ okezone

JAKARTA (RIAUSKY.COM)- Ivermectin menjadi pembahasan hangat belakangan ini karena dianggap dapat menjadi obat terapi Covid-19. 

Padahal, obat ini sejatinya baru diakui secara ilmiah sebagai obat cacing, tidak lebih dari itu.

Kemudian muncul anggapan bahwa Ivermectin dapat dipakai untuk menangani Covid-19 karena hasil riset in vitro yang menyebutkan bahwa obat cacing tersebut punya potensi meski kecil sekali untuk mengatasi infeksi SARS-CoV2.

"Perlu saya tekankan di sini bahwa riset invitro itu baru sebatas tes pada sel, artinya masih praklinik, belum masuk ke uji klinis. Jadi, belum diketahui berapa dosis yang tepat untuk penanganan Covid-19 dan bagaimana khasiat obat tersebut lebih lanjut," terang Ahli Kesehatan Prof Ari Fahrial Syam, dalam unggahan video Instagramnya, Kamis (24/6/2021).

Ivermectin

Malah, jika dipergunakan dengan tidak tepat guna, yang ada malah menimbulkan risiko buruk. Terlebih, Ivermectin itu adalah obat tunggal, artinya enggak boleh dikonsumsi setiap hari.

"Sama seperti kebanyakan obat cacing lainnya, Ivermectin ini obat tunggal sehingga tidak dikonsumsi harian untuk beberapa hari ke depan," tegas Prof Ari.

Jika berani menggunakan Ivermectin berhari-hari dalam waktu yang singkat, maka risiko efek samping terburuk bisa terjadi. Ia menyebutkan, ada beberapa penyakit yang bisa timbul jika Ivermectin dikonsumsi tiap hari.

"Obat Ivermectin itu bekerja di sistem pencernaan, jadi beberapa reaksi yang bisa muncul seperti mual, muntah, nyeri ulu hati, bahkan diare, sakit kepala, dan kalau dikonsumsi dalam jumlah besar dengan jangka waktu pendek, yang paling terganggu adalah kerusakan liver," paparnya.

Prof Ari mengimbau agar masyarakat tidak terburu-buru untuk mengambil sikap membeli Ivermectin sebagai pencegahan apalagi pengobatan Covid-19. Sebab, ada efek samping yang harus dipahami.

"Jangan terburu-buru membeli obat ini apalagi untuk pencegahan atau mengobati Covid-19. Tapi kalau masyarakat ingin mengonsumsi obat ini sebagai obat cacing, ya, enggak masalah, asal sesuai anjuran dokter. Saya perlu katakan sekali lagi bahwa ada beberapa hal yang harus diperhatikan misalnya ada alergi atau engga dan masyarakat harus mengantisipasi adanya efek samping dari obat ini," tambah Prof Ari.(R04)

Sumber Berita: okezone.com


FOLLOW Twitter @riausky dan LIKE Halaman Facebook: RiauSky.Com



 
Cetak Akses RiauSky.Com Via Mobile m.riausky.com
Tulis Komentar Index »
IKLAN BARIS