PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Pemerintah Kota Pekanbaru mulai menggunakan vaksin Moderna untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di wilayahnya.
Hanya saja, disebutkan, vaksin tersebut belum didistribusikan secara massal di seluruh failitas pelayanan kesehatan yang melaksanakan vaksinasi, atau masih dalam skala terbatas.
Hal tersebut diungkapkan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, dr Arnaldo Eka Putra, Senin (23/8/2021) lalu, dikarenakan jumlah vaksin yng tersedia juga jumlahnya masih sangat terbatas.
''Untuk vaksin Moderna yang baru masuk 13 agustus 2021 lalu, jumlahnya sebanyak 1.340 vial atau 22 ribu dosis. Dan yang tersisa saat ini sebanyak 1.143 vial,'' ungkap dia.
''Vaksin ini masih dibatasi, sehingga untuk vaksinasi massal belum bisa karena untuk kebutuhan tenaga kesehatan. Baru di suplai ke satu rumah sakit dan satu puskesmas,'' kata dia.
Vaksin Moderna ini, disebutkan Arnaldo, digunakan untuk pelaksanaan vaksinasi tahap 1 dan tahap 2, khususnya bagi mereka yang memang belum pernah divaksin.
Adapun untuk jenis vaksin yang digunakan di Kota Pekanbaru, sejauh ini dijelaskan dia masih Sinovac.
Vaksin Sinovac yang masuk di kota pekanbaru saat ini ada sebanyak 1.560 vial. Dan sisa yang tersedia sebanyak 690 vial. (mg5)
Listrik Indonesia

