JAKARTA (RIAUSKY.COM)- Presiden Joko Widodo menegaskan sikap pemerintah bahwa aktivitas perdagangan, turisme dan investasi harus mulai digerakkan.
Jokowi meminta Indonesia tidak terlambat dalam meresponi ini.
Itu disampaikannya saat memberi arahan dan sambutan pada Pembukaan Apkasi Otonomi Expo 2021 yang dilaksanakan di Istana Bogor, Rabu (20/10/2021).
''Saya setuju perdagangan, turisme, investasi harus mulai digerakkan, jangan terlambat, tetapi dengan catatan, kesehatan tetap nomor satu,'' tegas Jokowi.
Perekonomian, sebut dia, perlu diaktifkan dengan tetap waspada terhadap masalah kesehatan, disiplin protokol dan juga vaksinasi yang harus cepat dilanjutkan.
Jokowi juga menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Apkasi untuk segera menggerakkan perekonomian daerah lewat ekspo ini.
Jokowi menjelaskan, ''Kemarin saya mendapatkan informasi kita sudah menyuntikkan 171 juta dosis ke rakyat kita dan target kita nanti sampai di akhir desember, akhir tahun itu minimal 270 juta dosis''.
''Jadi masih banyak sekali dalam dua bulan lebih ini yang harus kita lakukan terutamanya berkaitan dengan vaksin,'' ungkap Jokowi.
''Tetapi juga perlu saya ingatkan karena ini sudah hampir semuanya sudah mulai dibuka, sekolah sudah mulai pembelajaran tatap muka, kontrol lapangan harus terus dilakukan, utamanya sekarang ini yang berkaitan dengan sekolah, pembelajaran tatap muka,'' kata dia.
Jokowi meminta para kepala daerah, untuk betul-betul melakukan pengecekan terkait kesiapan sekolah dalam menerapkan protokol kesehatan ini betul-betul dijalankan.
''Karena mengelola anak-anak yang SD ini bukan hal yang mudah. Satu dua mulai sudah ada yang terpapar lagi, sehingga semua daerah saya harapkan juga kewaspadaannya terhadap ini,'' ungkapnya.
Beberapa negara, jelas Jokowi, kemarin merangkak naik juga dimulai karena pembukaan sekolah dan dia brharap Indonesia tidak mngalami hal serupa.
''Juga cek kesiapan obat, kesiapan rumah sakit, meskipun saya sudah tahu BOR nya sudah rendah semuanya,'' pinta dia.(R02)
Listrik Indonesia

