GAWAT! 17 Orang di Riau Meninggal Dalam 24 Jam Terakhir karena Covid-19

GAWAT! 17 Orang di Riau Meninggal Dalam 24 Jam Terakhir karena Covid-19
Perkembangan kasus Covid-19 di 34 Provinsi di Indonesia dalam 24 jam terakhir.

PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Kasus Covid-19 di Riau tidak boleh dinggap semata flu biasa. 

Buktinya, selain pertambahan kasus konfirmasi positif yang masih cukup tinggi, jumlah kasus kematian yang dialami juga melonjak tajam.

Dilansir dari data Laporan Media Harian Covid-19 Kementerian Kesehatan RI yang diumumkan BNPB Indonesia, angka kasus kematian disebabkan Covid-19 di Riau dalam 24 jam terakhir melonjak tanajm dengan tambahan sebanyak 17 kasus.

Jumlah kematian ini adalah yang tertinggi yang pernah terjadi di Riau dalam lebih 6 bulan  terakhir.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Masrul Kasmy juga sudah mewanti-wanti publik untuk mentaati protokol kesehatan dengan menjaga kebersihan dan menghindari berada di pusat-pusat keramaian serta menggunakan masker.

"Karena itu masyarakat kami minta waspada dan tetap menerapkan protokol kesehatan," imbau Masrul.

Dengan pertambahan 17 kasus kematian ini, saat ini total korban meninggal akibat Covid-19 di Riau terus bertambah menjadi 4.208 kasus.

Sementara itu, untuk kasus konfirmasi  positif Covid-19 di Riau pe 2 Maret 2022, bertambah sebanyak 749 kasus sehingga total akumulasi kasus positif kini berjumlah sebanyak 142.949 orang.

Kabar yang menggembirakan, per hari ini ada sebanyak 615 orang sembuh dari Corona, sehingga total yang sembuh menjadi 131.054 orang.

Sementara itu, juru bicara Satgas Covid-19 Riau dr Surya Hajar mengatakan, selain memiliki penyakit penyerta pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia tersebut juga sudah berusia lanjut. Rata-rata sudah berusia diatas 60 tahun. 

"Pasien positif Covid-19 yang meninggal belakangan ini banyak yang sudah berusia lanjut dan juga punya komorbid," kata dr Surya.

Dengan kondisi tersebut, pihaknya meminta kepada masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19 untuk dapat melakukan isolasi mandiri ditempat yang sudah disediakan pemerintah. 

"Sementara bagi yang bergejala hendaknya langsung menuju kesarana kesehatan terdekat," imbaunya.(R04/mcr)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional