JAKARTA (RIAUSKY.COM)- Tol Trans Sumatera diperkirakan akan menjadi salah satu jalur mudik yang ramai dilintasi saat arus mudik dan arus balik Idul Fitri tahun ini.
Kesiapan prasarana pendukung maupun penambahan beberapa ruas tol seperti di wilayah Lampung, Sumatera Selatan, Riau, Sumatera Utara dan Aceh diperkirakan akan menyebabkan peningkatan yang signifikan terhadap arus publik pengguna jalur tol di Sumatera.
Lantas, bagaimana dengan biaya atau tarif yang akan dikenakan untuk setiap kendaraan yang melintas?
Dihimpun dari berbagai sumber, ruas Tol Trans Sumatera termasuk menjadi salah satu ruas tol yang bakal ramai dilintasi.
Mulai dari Bakauheni Lampung hingga ke ujung wilayah Sumatera di Aceh.
Tercatat, Khusus untuk Sumatera, jalan tol yang sudah berperasi sepanjang 653 Km yang terdiri dari 9 ruas tol.
Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) terdiri dari koridor utama (back bone) sepanjang 2.069 km dan koridor pendukung (sirip) 919 km, yang ditargetkan akan beroperasi sepenuhnya pada tahun 2024.
Dikutip dari situs Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) kementerian PUPR Jumat (29/4/2022), yang pertama pemudik bisa menggunakan Jalan tol Jakarta-Tanggerang dari GT Tomang IC menuju Cikupa dengan tarif Rp7.000 untuk kendraan golongan I.
Dilanjut dengan ke ruas tol Tanggerang-Merak dari GT Cikupa menuju merak dengan tarif Rp44.000.
Lalu, pemudik turun dari pelabuhan Bakauheni, para pemudik langsung bisa masuk ruas tol tras Sumatera.
Diketahui, bahwa Tol Bakauheni-Palembang dibagi menjadi tiga ruas besar, yakni Bakauheni-Terbanggi Besar, Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung, dan Kayu Agung-Palembang.
Listrik Indonesia

