PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mengeklaim geliat investasi di Kota Pekanbaru terus tumbuh signifikan.
Merilis data DPMPTSP Provinsi Riau, Sekretaris DPMPTSP Pekanbaru Norpendike Prakarsa menyebutkan, total ada 2.262 proyek baik penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA) yang masuk di Kota Pekanbaru .
Para pemodal tersebut menginvestasikan dananya hingga semester I ini sebesar Rp 3,9 triliun dan seluruh kegiatan tersebut mampu menampung 5.935 tenaga kerja.
"Untuk jumlah proyek yang paling banyak kota Pekanbaru, yakni ada 2.262 proyek. Dengan total investasi pada semester satu ini sebesar Rp 3,9 triliun, tepatnya Rp 3.925.554.680.000," ungkap Norpendike.
Untuk realisasi investasi PMA dan PMDN di Triwulan II (April - Juni) mencapai Rp 829.373.120.000. Dengan jumlah proyek tercatat sebanyak 1.175 proyek. Menyerap 3.036 TKI.
Untuk realisasi PMDN pada TW II sebesar Rp 750.468.400.00. Jumlah proyek tercatat sebanyak 1.102. TKI sebanyak 2.947 orang. Realisasi PMA di TW II terhitung Januari hingga Juni 2023 sebesar Rp 217.087.880.00. 123 serapan TKI.
Norpendike merilis data arus investasi yang tercatat melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Riau dari periode Januari hingga Juni, di mana Kabupaten Indragiri Hilir menjadi kabupaten di Riau dengan serapan investasi tertinggi untuk arus tenaga kerja.
"Untuk Indragiri Hilir investasi PMA dan PMDN nya menyerap sebanyak 8.337 TKI dan 2 orang TKA. Kemudian Kabupaten Siak 2.677 TKI dan 1 TKA. Kabupaten Kampar 2.544 TKI dan 2 TKA," terang dia.(R06)
Listrik Indonesia

