PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kota Pekanbaru Mahyuddin melakukan monitoring stok beras di gudang Bulog Pekanbaru, Senin (11/9/2023) siang.
Pelaksanaan monitoring di gundang Bulog dilakukan bersama Pemimpin Wilayah Perum Bulog Riau Kepulauan Riau Maidana Aulia Siregar juga unsur pimpinan PT Pos KCU Pekanbaru.
Monitoring ini, sebut Mahyuddin dilakukan dalam ini rangka melakukan pengawasan mutu dan kuantitas beras bantuan pangan tahap II sesuai petunjuk teknis penyaluran bantuan pangan beras.
''Kita ingin melakukan pengawasan terkait mutu dan kualitas beras yang diperuntukkan bagi bantuan pangan tahap II sesuai petunjuk teknis penyaluran bantuan pangan beras,'' jelas Mahyuddin disela-sela monitoring lapangan.
Pada kesempatan tersebut, Plt. Kadis Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru, Mahyuddin mendapatkan paparan terkait kualitas beras dan kuantitasnya.
''Untuk kualitas beras yang tersedia di gudang saat ini adalah kualitas medium,'' jelas Pemimpin Wilayah Perum Bulog Riau Kepulauan Riau Maidana Aulia Siregar saat diskusi bersama Plt. Kadis Ketahanan Pangan Mahyuddin.
Begitu pun dengan beras yang disalurkan untuk program cadangan pangan bantuan beras oleh pemerintah, kualitas beras yang diberikan juga medium. ''Kualitasnya sama di seluruh Indonesia untuk yang disalurkan saat ini,'' tegas Maydana.
Sementara itu, untuk kondisi ketersediaan beras di gudang Bulog Pekanbaru, dari pantauan masih sangat mencukupi dan itu juga memastikan bahwa persediaan beras di Pekanbaru aman.
Mahyuddin juga sempat membahas sejumlah situasi terkait kenaikan harga beras dan dia juga berharap persediaan yang sangat memadai di Bulog ini juga bisa memastikan kestabilan harga beras di Kota Pekanbaru.
Sementara itu, Pemimpin Wilayah Perum Bulog Riau Kepulauan Riau Maidana Aulia Siregar mengungkapkan, untuk ketersediaan beras di Bulog sejauh ini sangat memadai.
''Seluruh stok yang ada di Gudang Bulog ini, selain untuk mendukung cadangan pangan bantuan pemerintah, juga untuk stok persediaan beras di wilayah Riau Kepri hingga periode Desember yang akan datang,'' kata dia.
''Perkiraan kita, stok ini masih mencukupi hingga periode Desember 2023 yang akan datang. Jadi tidak perlu khawatir dengan persediaan beras,'' ungkap dia.
Bahkan, sebut Maidana, pihaknya masih menunggu kiriman pasokan beras yang akan masuk melalui pelabuhan Dumai dalam waktu dekat.
''Total persediaan kita saat ini berkisar 17.000-an ton. Sementara untuk kebutuhan program cadangan pangan bantuan beras tahap II, jumlahnya berkisar 4.000-an ton,'' kata dia.
Ikut mendampingi pelaksanaan monitoring bera di Gudang Bulog, Analis Pasar Hasil Pertanian Dinas Ketahanan Pangan Pekanbaru Ir. Iwan Kamaluddin dan jajaran Disketapang.(R03)
Listrik Indonesia

