MERANTI (RIAUSKY.COM) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti melalui Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) menggelar advokasi pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan (KTP), Kekerasan Terhadap Anak (KTA), dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di satuan pendidikan tahun 2024.
Kegiatan dengan tujuan menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah anak itu dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Selatpanjang.
Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melalui Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan, Randolph saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, kekerasan terhadap perempuan dan anak adalah masalah serius yang masih sering dijumpai dalam masyarakat.
Dampak dari kekerasan itu tidak hanya mempengaruhi fisik, tetapi juga mental dan psikologis korban, yang dapat berdampak jangka panjang pada perkembangan mereka.
"Oleh karena itu, peran sekolah sebagai institusi pendidikan menjadi sangat penting dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan ini," ungkapnya.
Randolph juga menyampaikan beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam upaya pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah. Yakni peningkatan kesadaran dan edukasi, pemberdayaan TPPK, penguatan kebijakan dan regulasi, kolaborasi dan sinergi antar instansi, serta pengawasan dan evaluasi berkala.
"Semoga dengan adanya advokasi ini dapat memberikan manfaat yang besar dan menjadi langkah konkret dalam upaya kita bersama untuk mencegah dan menangani kekerasan terhadap perempuan dan anak di lingkungan sekolah," harapnya.
Sebelumnya, Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Dinas Sosial P3AP2KB Kepulauan Meranti, Desy Mustika Sandra menyampaikan bahwa TPPK adalah kelompok yang dibentuk di lingkungan sekolah untuk mencegah kekerasan terhadap perempuan, anak dan TPPO di satuan pendidikan.
"Kekerasannya bisa berupa fisik, psikis, seksual maupun pelanggaran lainnya," ujar Desy.
Kemudian dia juga mengatakan, TPPK di satuan pendidikan terdiri dari elemen sekolah, seperti komite sekolah, guru dan wali murid serta elemen sekolah lainnya.
Adapun sebagai narasumber Dosen Fisip UNRI yang juga Ketua P2TP2A Provinsi Riau 2009-2018 Risdayanti.
Hadir dalam acara tersebut, jajaran OPD terkait, para kepala sekolah, TP PKK Kabupaten Meranti, Ketua Puspa, Puspaga, Forum Anak Meranti, dan undangan lainnya.
- Pendidikan
- Kepulauan Meranti
Pemkab Meranti Gelar Advokasi Pencegahan Kekerasan di Satuan Pendidikan
Redaksi
Jumat, 31 Mei 2024 - 16:10:29 WIB
Pilihan Redaksi
IndexUniversitas Abdurrab Launching 'Halala', Body Lotion yang Halal dan Sehat
Tak Terima Nama Dicatut, LLMB Beri PHR Waktu 1 Bulan untuk Beri Penjelasan
Rumah Dinas Bupati Indragiri Hilir Kebanjiran, Ini Penampakannya
Blok Minyak West Kampar di Riau Kini Punya Pengelola Baru
Pengumuman! Pendaftaran Calon Anggota Panwaslu Kelurahan/Desa di Riau Diperpanjang
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Pendidikan
Bunda PAUD Meranti Dukung Peningkatan Kualitas Guru TK Lewat Porseni IGTKI-PGRI Riau
Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:31:23 Wib Pendidikan
Tinjau SDN 002 Teluk Kuantan, H. Muklisin Perjuangkan Tambahan Revitalisasi Sekolah
Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:03:24 Wib Pendidikan
Kadisdik Riau: Kuansing Miliki Potensi Besar di Bidang Pendidikan, Porseni IGTK-PGRI Jadi Momentum Kebangkitan
Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:29:02 Wib Pendidikan
Pemkab Meranti Siapkan Beasiswa 2026, Mahasiswa D-III hingga S-3 Jadi Sasaran
Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:41:12 Wib Pendidikan

