PEKANBARU (RIAUSKY.COM)- Masyarakat Kota Pekanbaru diharapkan tetap waspada terhadap ancaman bencana banjir. Apalagi saat ini Pekanbaru masih dihadapkan dengan musim hujan dalam beberapa minggu ke depan.
Berdasarkan prediksi BMKG, hujan masih akan mengguyur Kota Pekanbaru hingga beberapa minggu ke depan. Sejumlah Kecamatan di Kota Pekanbaru bisa berpotensi terjadi banjir.
"Kami sudah berkomunikasi dengan kawan-kawan BMKG bahwa Januari ini Pekanbaru dihadapkan dengan kondisi hujan," kata Plh Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Zarman Candra, Selasa (14/1/2025).
Hujan diperkirakan turun dengan intensitas ringan hingga sedang. Namun, kondisi ini bisa menjadi ancaman banjir bagi beberapa wilayah di sejumlah Kecamatan.
"Berdasarkan mapping BPBD, sepanjang daerah yang berada di daerah aliran sungai berpotensi rawan banjir," terang Zarman.
Ia meminta dinas terkait untuk melakukan upaya antisipasi bencana banjir. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pekanbaru diminta melakukan normalisasi drainase dan sungai.
"Pastikan hari ini daerah rawan banjir dilakukan antisipasi secara dini, melakukan normalisasi terhadap sungai terutama sebagai muaranya," pungkas Zarman.(R06)
- Otonomi
- Kota Pekanbaru
Hujan Diprediksi Masih Guyur Pekanbaru, Waspada Banjir...
Redaksi
Kamis, 16 Januari 2025 - 06:37:21 WIB
Banjir menggenngi Jalan Puyuh Mas di Tangkerang Tengah beberapa tahun lalu./ Sumber Foto: riausky.com
Pilihan Redaksi
IndexUniversitas Abdurrab Launching 'Halala', Body Lotion yang Halal dan Sehat
Tak Terima Nama Dicatut, LLMB Beri PHR Waktu 1 Bulan untuk Beri Penjelasan
Rumah Dinas Bupati Indragiri Hilir Kebanjiran, Ini Penampakannya
Blok Minyak West Kampar di Riau Kini Punya Pengelola Baru
Pengumuman! Pendaftaran Calon Anggota Panwaslu Kelurahan/Desa di Riau Diperpanjang
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Otonomi
Harga Ayam Potong di Bagan Siapiapi Tembus Rp60.000 Per Kilogram, SekdaLangsung Sidak Pasar
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:46:23 Wib Otonomi
Kabut Asap Belum Berdampak Pada Jumlah Kunjungan Wisatawan di Pekanbaru
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:16:50 Wib Otonomi

