SIAK (RIAUSKY.COM)- Dua unit Kapal Tunda atau tug boat (TB) Hikmah Rizki dengan TB Maju Daya 25 mengalami kecelakaan di Perairan Sei Beluru Kampung Buatan I Kecamatan Koto Gasib Kabupaten Siak, 18 Mei 2016 sekira pukul 02.00 WIB.
Kecelakaan di sungai ini dialami setelah dua Kapal Tunda tersebut menarik 1 unit Tongkang Markopolo 378 yang bermuatan Pulp Paper (bubur kertas) saat akan berlayar dari PT Indah Kiat menuju Sei Pakning, Bengkalis.
Kejadian tersebut bermula pada pukul 00.30 WIB. Dimana, nahkoda kapal tengah melakukan istirahat dan tidur. Selang beberapa lama kemudian, tiba-tiba, nahkoda mendengar suara hentakan kuat yang terdengar dari lambung kapal sebelah kiri.
Sontak saja, Nahkoda kapal terjatuh dari tempat tidur. Kemudian, nahkoda melihat keluar dan alangkah terkejutnya dirinya karena melihat sebelah kanan lambung kapal telah mengalami kerusakan parah. Kerusakan itu, membuat kapal tenggelam dan hanyut.
Mengetahui kapal tenggelam Nahkoda dan 1 orang Anak Buah Kapal (ABK) bernama Poltak Ronald Simanjuntak, sontak berusaha menyelamat diri dengan naik ke badan kapal yang mengapung.
Usaha itu tidak sia-sia. Nahkoda dan ABK berhasil menyelamatkan diri ke tepi sungai dengan menggunakan Life Buoy (pelampung penolong) kemudian Nahkoda dan Cip mencari bantuan ke nelayan untuk mencari teman-teman ABK yang masih berada di Kapal Tunda (TB) Sekira pukul 02.15 WIB.
Buah dari pencarian tersebut, Nahkoda dan ABK akhirnya menemukan 2 org ABK lainnya, Ahmad Yani (27) warga Kecamatan Lima Koto Timur Pariaman Sumbar yang bertugas sebagai Juru Mudi Kapal dan Rosnan (40) warga penyalai Kabupaten Pelalawan yang bertugas sebagai Masinis 1.
Tak lama kemudian, 1 orang ABK bernama Riswan (23) warga Dusun Jengtalasa Desa Kayuloe Barat Kecamatan Turatea Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan yang bertugas sebagai juru mudi kapal, ditemukan oleh seorang nelayan
Kemudian korban yang selamat berupaya mencari 1 orang ABK bernama Adi Roy Susanto yang bertugas sebagai juru mudi kapal belum di temukan dan sampai saat ini Kapal TB masih hanyut di perairan Sungai Siak Kampung buatan I Kecamatan Koto Gasib.
Korban-korban yang selamat selanjutnya ditempatkan di rumah warga di dusun perbaungan kampung buatan I Kecamatan Koto Gasib Kabupaten Siak. Diperkirakan satu orang ABK masih berada didalam TB yang karam.
Hingga saat ini, proses pencarian dan pengangkatan bangkai Kapal TB yang tenggelam terus dilakukan. Dari data yang dirilis, jumlah ABK termasuk Nakhoda yang selamat berjumlah 6 orang. Mereka adalah, Arzon, Rosnan, Poltak ronald simanjuntak, Ahmad Yani, Riswan. Sementara, Adi Roy Susanto hingga berita ini diturunkan belum ditemukan. (R04)
Listrik Indonesia

